Connect With Us

Perbedaan Depresi Antara Pria dan Wanita

FER | Senin, 3 Oktober 2016 | 09:00

Ilustrasi depresi (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANGNews.com-Pria dan wanita bisa mengalami depresi dengan cara yang berbeda, sehingga memahami perbedaannya dapat membantu mereka yang sedang mengalaminya, para peneliti mengatakan.

“Kami tahu, bahwa ada perbedaan dalam masalah depresi pada kedua jenis kelamin selama bertahun-tahun, dan ini penting untuk memahami penyakit tersebut,” ujar direktur penelitian di Connors Center for Women 's Health and Gender Biology di Brigham and Women's Hospital di Boston, Jill Goldstein.

Ia menambahkan, “dalam salah satu ulasan terbesar tentang depresi yang terkait dengan perbedaan antara jenis kelamin, wanita memiliki risiko sekitar dua kali lebih besar untuk mengembangkan kondisi ini.”

Untuk mengetahui perbedaannya, berikut adalah tujuh perbedaan depresi pada wanita dan pria, seperti dilansir dari Livescience.

1. Wanita lebih mungkin untuk merenungkannya, ketika merasa tertekan

Merenungkan terjadi lebih sering pada wanita yang mengalami depresi dibandingkan pria yang juga mengalaminya. Perilaku ini mungkin melibatkan berbicara secara negatif pada dirinya, menangis tanpa alasan yang jelas, dan menyalahkan diri sendiri.

“Merenungkan tidak membantunya menjadi lebih baik, tetapi malah cenderung membuat mereka merasa lebih buruk,” ujar Goldstein.

Tidak seperti wanita, pria cenderung mengalihkan perhatiannya ketika mereka merasa sedih, yang membantu mengurangi rasa depresinya.

2. Pria yang depresi lebih mungkin menyalahgunakan alkohol dan zat lainnya

“Pria mungkin akan minum alkohol lebih banyak atau beralih menggunakan obat-obatan terlarang untuk mengobati dirinya, sebelum terjadinya depresi. Dan ini terutama berlaku pada remaja laki-laki,” ujarnya.

Ia menambahkan, ”sedangkan pada wanita, penyalahgunaan zat cenderung terjadi seteleh depresi muncul, atau tingkat kecemasannya meningkat.”

Selain itu, pria yang depresi juga dapat menutupi kesedihannya dengan beralih ke aktivitas seperti TV, olahraga, bekerja berlebihan, atau terlibat dalam perilaku berisiko, seperti perjudian, merokok, seks yang tidak aman, atau mengemudi sembarangan.

“Depresi pada pria atau remaja laki-laki, juga lebih mungkin muncul dalam bentuk marah atau mudah tersinggung,” katanya.

3. Wanita mungkin memberikan respon secara berbeda terhadap peristiwa yang penuh stres

Wanita lebih cenderung menjadi depresi dalam menanggapi peristiwa stres. Beberapa bukti menunjukkan, ketika wanita mengalami situasi stres, seperti kematian anggota keluarganya atau kehilangan pekerjaan, mereka cenderung merespon dalam cara yang akan memperpanjang dan menambah stresnya, lebih daripada pria.

“Ini mungkin karena interaksi antara hormon stres, reproduksi wanita, dan neurotransmiteryang mengatur suasana hati,” katanya.

4. Gejala depresi pada pria, mungkin akan lebih sulit dideteksi orang lain

“Meskipun wanita lebih rentan terhadap depresi diakibatkan biologinya, namun depresi lebih sering tidak terdekteksi pada pria,” katanya.

Menurutnya, profesional perawatan kesehatan dan bahkan anggota keluarganya, mungkin tidak dapat menangkap gejala depresi pada pria. Sehingga akhirnya, banyak pria yang berakhir dengan depresi berat karena tidak terdeteksi sejak dini.

5. Wanita lebih rentan mengalami depresi dan bisa mengalami gangguan makan

Depresi dan gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia, sering muncul beriringan. Selain itu, depresi juga lebih mungkin terjadi secara bersamaan dengan gangguan panik dan perilaku obsesif-kompulsif.

6. Pria lebih mungkin melakukan bunuh diri

Karena depresi pada pria bisa terjadi sangat lama tanpa terdiagnosis atau diobati, maka kondisi ini bisa berkembang menjadi masalah kesehatan mental yang lebih dahsyat. Pria yang menderita depresi juga lebih mungkin untuk mencoba melakukan bunuh diri.

 

 

Tagshealthy
AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill