Connect With Us

Pemkot Tangerang Kembangkan Berbagai Aplikasi Online & Web

Advertorial | Jumat, 28 Oktober 2016 | 19:00

Tangerang Live Room (Dira Derby / TangerangNews.com)

 

TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota Tangerang terus mengembangkan aplikasi-aplikasi online berbasis web maupun android sebagai upaya peningkatan pelayanan publik atau kinerja pegawai.

Ratusan apliksi ini dipantau langsung melalui Tangerang Live Room (TLR) sebagai pusat kendali (command center) yang berlokasi di Gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang.

Kepala Seksi Pengembangan E-Government Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) KotaTangerang Adhi Zulkifli mengatakan, salah satu aplikasi yang banyak digunakan masyarakat adalah Aplikasi Tangerang Live.

Aplikasi ini merupakan gabungan aplikasi yang sudah ada yang dijadikan satu sehingga lebih mudah dan efektif. 

Adapun layanan yang ada didalamnya seperti Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA), Pencaker (Pencari Kerja), daftar harga bahan pokok di pasar dan juga kumpulan berita tentang Kota Tangerang.

 

“Sejak diluncurkan pada bulan Agustus 2016, aplikasi ini sudah didownload sekitar 2000 orang. Laporan masyarakat yang masuk mencapai 2300. Ya aplikasi ini cukup efektif,” katanya, Jumat (28/10/2016).

 

Menurut Adhi, laporan-laporan dari masyarakat ini akan masuk ke TLR dan diteruskan ke dinas-dinas yang bertanggung jawab. Setap laporan akan diketahui statusnya jika sudah diperoses atau belum.

 

“Kalau belum direspon warnanya merah, kalau sedang diproses warna kuning dan kalau hijau brarti sudah selesai. Status ini juga bisa menjadi acuan dinas-dinas yang kerja atau tidak,” jelasnya.

 

Sedangkan untuk aplikasi internal pegawai, diantaranya ada Website Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dapat dipantau dengan Dashboard Website OPD yang dapat diakses oleh operator Diskominfo.

“Operator dapat mengetahui update apa saja yang dilakukan oleh OPD terhadap website yang dimilikinya, termasuk yang lambat dalam mengupdate konten websitenya,” katanya.

 

Selanjutnya ada Aplikasi SIAP merupakan aplikasi yang digunakan untuk memantau kegiatan yang berada di Kecamatan maupun Kelurahan. Bahkan untuk mengetahui penerima bantuan beras miskin (raskin) dapat diketahui melalui aplikasi ini, sehingga dapat mencegah penyaluran yang salah sasaran.

 

Lalu, aplikasi e-Kinerja merupakan aplikasi untuk memantau Sasaran Kerja Pegawai (SKP) untuk mengetahui target yang sudah dicapai oleh pegawai tersebut, baik bagi pegawai yang sudah input SKP maupun yang belum.

 

“Aplikasi-aplikasi tersebut memudahkan pemantauan terhadap tingkat pemanfaatan aplikasi yang sebelumnya sudah dibangun dan diintegrasikan. Jadi semua dapat dimanfaatkan secara optimal,”pungkas Adhi. 

Jumlah aplikasi yang telah dibuat Pemkot Tangerang saat ini sebanyak 153 aplikasi. Kecanggihan aplikasi tersebut bahkan mengundang puluhan pemeritah daerah untuk belajar langsung ke Pemkot Tangerang. Bahkan Ombudsman RI menetapkan Pemkot Tangerang sebagai kota percontohan pelayanan publik melalui konsep Smart City. (ADV)

 

KAB. TANGERANG
153 Kades Habis Masa Jabatan 2027, Pemkab Tangerang Mulai Persiapkan Pilkades

153 Kades Habis Masa Jabatan 2027, Pemkab Tangerang Mulai Persiapkan Pilkades

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:23

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2027.

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

KOTA TANGERANG
Ditagih Pajak McLaren Rp137 Juta, Mekanik Motor di Tangerang Masuk Kategori Warga Desil 3

Ditagih Pajak McLaren Rp137 Juta, Mekanik Motor di Tangerang Masuk Kategori Warga Desil 3

Senin, 26 Oktober 2026 | 20:47

Peristiwa penagihan tunggakan pajak mobil sport mewah McLaren 570S AT senilai Rp137,4 juta terhadap Yudariansyah (Yuda), seorang mekanik bengkel motor asal Kampung Sawah Dalam, Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill