Connect With Us

Kota Tangerang Jadi Pilot Project Pengembangan Smart City

Advertorial, Denny Bagus Irawan | Rabu, 2 November 2016 | 18:00

Kota Tangerang Jadi Pilot Project Pengembangan Smart City (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Universitas Gajah Mada (UGM) bersama dengan Kementerian Dalam Negeri menjadikan Kota Tangerang sebagai Pilot Project Pengembangan Smart City di Indonesia.

Hal tersebut tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang dalam beberapa tahun terakhir terus melakukan pembenahan pelayanan publik dengan mengoptimalkan pemanfaatan Teknologi Informasi.

Dan sebagai langkah awal, pihak UGM melalui Central for Digital Society (CfDS) memberikan pelatihan pengembangan Smart City kepada para aparat Pemkot Tangerang di Ruang Akhlakul Karimah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Senin (31/10) lalu. 

"Kota Tangerang menjadi salah satu kota potensial yang memang dalam beberapa tahun terakhir sudah begitu luar biasa pengembangan smart city-nya," terang Managing Director of CfDS, Dedy Permadi, Ph.D saat memberikan sambutan didepan para peserta Smart City Training.

 

Disampaikannya, Smart City merupakan jawaban terhadap perkembangan populasi penduduk duni yang demikan pesat.

"Salah satu solusi untuk menghadapi perkembangan jumlah penduduk yang begitu luar biasa adalah pemanfaatan Smart City, karena Smart City diproyeksikan 30 tahun kedepan bisa menghemat energi dunia sebesar 30 %," terangnya.

 

Sementara itu, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Gensly, M.Ap yang juga Kasubdit Peningkatan Kapasitas Daerah menyampaikan bahwa terpilihnya Kota Tangerang sebagai salah satu pilot project Smart City di Indonesia tidak terlepas dari usaha pembenahan yang telah dilakukan oleh Pemkot Tangerang dalam pelayanan publik.

"Kita memilih 7 kota dan 3 kabupaten dalam rangka pelaksanaan Smart City, dan Kota Tangerang menjadi salah satunya," ujarnya.

 

Wakil Wali Kota Bicara Konsep Kota Cerdas

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang  Sachrudin yang juga hadir membuka langsung acara tersebut mengatakan, konsep kota cerdas diharapkan mampu mengatasi permasalahan perkotaan saat ini.

Lanjut Wakil, pengembangan berbagai aplikasi saat ini di Kota Tangerang untuk mendukung pelayanan masyarakat agar cepat dan tepat. 

"Sebagai komitmen Kota Tangerang dalam pembangunan kota cerdas, Kota Tangerang merekrut pegawai berkemampuan programer agar mampu mendukung merealisasikan hal tersebut." ungkap wakil dalam acara yang berlangsung di Ruang Akhlakul Karimah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Lantai 3.

 

Kota Tangerang bersama 10 kota lain di Indonesia  dijadikan pilot projet pengembangan smart city yang merupakan kerjasama 3 pihak, yaitu Kementerian Dalam Negeri, Universitas Gajah Mada, dan Microsoft Indonesia.

KAB. TANGERANG
Bendera Merah Putih Sebesar 24 Meter2 Dikibarkan di Tigaraksa Tangerang

Bendera Merah Putih Sebesar 24 Meter2 Dikibarkan di Tigaraksa Tangerang

Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:32

Menara bekas pemancar sinyal ponsel di area Kantor Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kini menjadi tempat berkibarnya bendera Merah Putih raksasa.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Buruan Kirim Lamaran! Ada 2.126 Loker di Job Fair Online Kota Tangerang Edisi Kemerdekaan

Buruan Kirim Lamaran! Ada 2.126 Loker di Job Fair Online Kota Tangerang Edisi Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:47

Job Fair Online Edisi Kemerdekaan di Kota Tangerang dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia yang dimulai hari ini, akan berlangsung selama tiga pekan hingga 31 Agustus 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill