Pencuri Modus Kerja Jadi Apoteker Gasak Uang Puluhan Juta, Sempat Beraksi di Tangerang
Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:07
Seorang wanita bernisial S, 30, nekat melakukan pencurian dengan modus berpura-pura melamar kerja di apotek.
TANGERANGNews.com-Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang akan kembali membangun taman tematik. Kali ini adalah Taman Bambu yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, depan Kantor Disnaker Kota Tangerang.
Kabid Pertamanan DKP Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan, konsep taman Taman Bambu ini akan jadi tempat edukasi dan wisata. Pihaknya juga bekerja sama dengan Komunitas Bambu Nsuantara. “Mereka menawarkan edukasi jenis dan nilai ekonomis dari bambu,” katanya, Selasa (15/11/2016).

Menurut Tihar, selama ini masyarakat belum banyak yang tahu jenis-jenis bambu dan manfaatnya seperti bisa jadi alat musik, peralatan rumah tangga, bahkan kuliner. “Diharapkan nantinya bisa jadi inspirasi bagi warga untuk memanfaatkan nilai ekonomisnya,” jelasnya.
Selain ada banyak jenis bambu yang akan ditanam, DKP juga akan membangun rumah oksigen di taman tersebut. Semua konstruksinya akan menggunakan bahan bambu.
“Rumah oksigen ini multifungsi bisa digunakan untuk aula atau galeri. Kita akan bangun tahun ini,” katanya.
Untuk diketahui, DKP terus membangun taman-taman untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Tangerang. Jumlah taman yang dikelola oleh DKP hingga awal tahun 2016 ada 140 titik dengan luas 45,49 hektare. Adapun taman tematik yang sudah dibangun sekitar 15 taman, diantaranya Taman Potret, Taman Lalu Lintas, Taman Pramuka, Taman Pintu Air dan lain-lain.
Seorang wanita bernisial S, 30, nekat melakukan pencurian dengan modus berpura-pura melamar kerja di apotek.
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews