Connect With Us

Wahidin Halim Juga Gelar Quick Count

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 15 Februari 2017 | 12:00

Kediaman Wahidin Halim. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNews.com-Suasana di kediaman Calon Gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim di Jalan H Djiran No 1, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, tampak tenang.

 

Kediamannya memang tampak ramai oleh para awak media dan timsesnya. Wahidin sempat menemui dan bersalaman dengan mereka.

 

Namun dia lebih sering duduk dan menerima telepon sendiri di depan teras rumahnya, sambil begaya santai dengan kemeja lengan pendek, celana panjang dan topi fedora jerami khasnya.

 

Di pekarangan rumah Wahidin telah di sediakan tenda untuk tempat Quick Count. Di sana juga ada layar televisi, puluhan tempat duduk dan meja yang disiapkan untuk konferensi pers.

 


Sejak pagi, telah disediakan makanan berupa nasi liwet, semur tahu tempe dan ikan kembung goreng.

"Udah pada makan belum? makan dulu sana di belakang," ujar Wahidin kepada awak media usai mencoblos di TPS 2.

Para awak media yang sejak pagi meliput Wahidin mencoblos pun menyantap makanan tersebut.

KAB. TANGERANG
Seskab Teddy Tinjau MPLS Sekolah Rakyat di Tangerang, Siap Tambah 100 Unit Tahun Ini

Seskab Teddy Tinjau MPLS Sekolah Rakyat di Tangerang, Siap Tambah 100 Unit Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:05

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya meninjau Persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kabupaten Tangerang

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill