Connect With Us

Wahidin Halim Juga Gelar Quick Count

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 15 Februari 2017 | 12:00

Kediaman Wahidin Halim. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNews.com-Suasana di kediaman Calon Gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim di Jalan H Djiran No 1, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, tampak tenang.

 

Kediamannya memang tampak ramai oleh para awak media dan timsesnya. Wahidin sempat menemui dan bersalaman dengan mereka.

 

Namun dia lebih sering duduk dan menerima telepon sendiri di depan teras rumahnya, sambil begaya santai dengan kemeja lengan pendek, celana panjang dan topi fedora jerami khasnya.

 

Di pekarangan rumah Wahidin telah di sediakan tenda untuk tempat Quick Count. Di sana juga ada layar televisi, puluhan tempat duduk dan meja yang disiapkan untuk konferensi pers.

 


Sejak pagi, telah disediakan makanan berupa nasi liwet, semur tahu tempe dan ikan kembung goreng.

"Udah pada makan belum? makan dulu sana di belakang," ujar Wahidin kepada awak media usai mencoblos di TPS 2.

Para awak media yang sejak pagi meliput Wahidin mencoblos pun menyantap makanan tersebut.

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill