Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNews.com-Suasana di kediaman Calon Gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim di Jalan H Djiran No 1, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, tampak tenang.
Kediamannya memang tampak ramai oleh para awak media dan timsesnya. Wahidin sempat menemui dan bersalaman dengan mereka.
Namun dia lebih sering duduk dan menerima telepon sendiri di depan teras rumahnya, sambil begaya santai dengan kemeja lengan pendek, celana panjang dan topi fedora jerami khasnya.
Di pekarangan rumah Wahidin telah di sediakan tenda untuk tempat Quick Count. Di sana juga ada layar televisi, puluhan tempat duduk dan meja yang disiapkan untuk konferensi pers.
Sejak pagi, telah disediakan makanan berupa nasi liwet, semur tahu tempe dan ikan kembung goreng.
"Udah pada makan belum? makan dulu sana di belakang," ujar Wahidin kepada awak media usai mencoblos di TPS 2.
Para awak media yang sejak pagi meliput Wahidin mencoblos pun menyantap makanan tersebut.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen serta tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen sepanjang 2025.
Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews