Connect With Us

Wahidin Halim Juga Gelar Quick Count

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 15 Februari 2017 | 12:00

Kediaman Wahidin Halim. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNews.com-Suasana di kediaman Calon Gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim di Jalan H Djiran No 1, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, tampak tenang.

 

Kediamannya memang tampak ramai oleh para awak media dan timsesnya. Wahidin sempat menemui dan bersalaman dengan mereka.

 

Namun dia lebih sering duduk dan menerima telepon sendiri di depan teras rumahnya, sambil begaya santai dengan kemeja lengan pendek, celana panjang dan topi fedora jerami khasnya.

 

Di pekarangan rumah Wahidin telah di sediakan tenda untuk tempat Quick Count. Di sana juga ada layar televisi, puluhan tempat duduk dan meja yang disiapkan untuk konferensi pers.

 


Sejak pagi, telah disediakan makanan berupa nasi liwet, semur tahu tempe dan ikan kembung goreng.

"Udah pada makan belum? makan dulu sana di belakang," ujar Wahidin kepada awak media usai mencoblos di TPS 2.

Para awak media yang sejak pagi meliput Wahidin mencoblos pun menyantap makanan tersebut.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill