Connect With Us

Marak Isu Penculikan, Pemkot Tangerang Deklarasi Anti Hoax

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Maret 2017 | 17:00

Deklarasi Anti Hoax Pemkot Tangerang dipimpin oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah. Para stakeholder diantaranya DPRD, Polres Metro Tangerang, Kodim 05/06, Pengadilan Negeri, Kejari, KNPI, Karang Taruna dan organisasi wartawan. Kamis (23/03/2017). (@TangerangNews.com 2017 / Rangga A Zuliyansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang dan sejumlah stakeholder mendeklarasikan anti hoax. Hal ini dilakukan pasca munculnya isu-isu penculikan di media sosial yang menyebakan kekhawatiran hingga bentrokan antar masyarakat.

Deklarasi yang dilaksanakan di Puspemkot Tangerang ini dipimpin oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah. Para stakeholder yang ikut diantaranya DPRD, Polres Metro Tangerang, Kodim 05/06, Pengadilan Negeri, Kejari, KNPI, Karang Taruna dan organisasi wartawan.

Isi deklarasi ini diantranya adalah Warga Kota Tangerang menyatakan sikap menentang segala bentuk hoax yang dapat merusak perdamaian dan tatanan sosial NKRI. Menolak penyebarluasan hoax dalam bentuk apapun dan melalui media apapun.

Menolak hoax dan segala bentuk penyalahgunaan media sosial yang merusak nilai-nilai akhlakul karimah. Serta mendukung penggunaan media sosial yang positif dan bermanfaat.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah mengatakan, belakangan ini terjadi keresahan di masyarakat akibat isu yang tersebar dengan cepat di media sosial. Diantaranya wanita yang disangka penculik anak sehingga hampir dihakimi massa. Selain itu juga permasalahan angkot dengan ojek online.

“Ini semua berawal dari informasi yang begitu euforia. Sehingga membuat warga paranoid,” jelasnya.

Jadi diharapkan agar masyarakat tidak menyebar isu-sisu yang belum tentu benar. Cek kembali informasi yang didapat, kemudian konfrimasi ke pihak yang bersangkutan.

“Kalau ada informasi yang tidak penting sebaiknya abaikan saja, jangan diurusi apalagi dishare,” tukas Arief.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

KAB. TANGERANG
Empat Hari Beroperasi, Lebih dari 5.000 Penumpang Gunakan Stasiun Jatake

Empat Hari Beroperasi, Lebih dari 5.000 Penumpang Gunakan Stasiun Jatake

Senin, 2 Februari 2026 | 09:07

KAI Commuter mencatat Stasiun Jatake telah melayani ribuan penumpang sejak mulai beroperasi pada Rabu, 28 Januari 2026.

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill