Connect With Us

BRT Kerap Sepi, Pemkot Tangerang Siapkan e-tiketing

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 27 Maret 2017 | 19:00

BRT Tangerang (tangerangnews.com / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Moda transportasi massal Bus Rapit Transit (BRT) yang saat ini dioperasikan sebagai solusi mengurangi kemacetan di Kota Tangerang masih kerap sepi penumpang. Karena itu, Pemerintah daerah setempat berencana menerapkan e-tiket dengan tarif yang lebih murah khusus para pelajar.

“Kartunya sudah dicetak, rencananya bulan April 2017 ini akan kita launching, jadi seperti Trans Jakarta. Program e-tiketing ini bekerja sama dengan Bank Jabar banten (BJB),” kata Kepala Dinas Pehubungan Kota Tangerang Saeful Rohman, Senin (27/3/2017).

Menurut Saeful, jika sudah diterapkan, nantinya tarif sesuai Perda untuk penumpang umum Rp3.000 dan pelajar Rp1.000. “Harapan kita menjaring para pelajar, supaya penumpang BRT lebih banyak dan mereka tidak membawa sepeda motor, sehingga tidak menambah kemacetan,” jelasnya.

Saat ini, 10 unit armada BRT yang beroperasi baru melayani rute Poris Plawad-Jatiuwung, dengan melewati 20 halte. Kedepannya, akan ditambah koridor 2 untuk rute Poris-Perumnas pada 2018.

“Untuk penumpang rata-rata dalam sebulan 3.500 hingga 3.700 orang, memang belum banyak.  Mungkin kedepan kita akan coba kaji lagi kaitan dengan penempatan halte agar dekat dengan sekolah-sekolah,” jelasnya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah juga mengakui efektifitas BRT belum maksimal untuk mengurangi kemacetan. Menurutnya, semua itu perlu waktu, mengingat kemacetan di Kota Tangerang sudah semerawut.

“Macetnya sudah kayak benang kusut, tidak bisa BRT setahun langsung bisa menyelesaikan masalah ini. Semua masih berproses, karena itu perlu sering sosialsiasi dan dikembangkan agar masyarakat mau pindah naik BRT,” tukasnya.

 

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill