Connect With Us

Mengubah Budaya Berlalu-Lintas dengan BRT di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah, Advertorial | Rabu, 21 Oktober 2015 | 16:05

Ilustrasi Bus Rapid Transit (BRT) @2015 (Istimewa / Tangerangnews)


TANGERANG-Laju pertumbuhan kendaraan di Kota Tangerang yang meningkat sebesar 10 persen setiap tahunnya, menjadi penyebab timbulnya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Hal ini juga disebabkan kebiasaan masyarakat yang lebih memilih kendaraan pribadi dibanding kendaraan umum.

 

Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mencanangkan program moda angkutan umum massal Bus Rapid Transit (BRT), sebagai upaya mengatasi masalah tersebut. Melalui BRT, Pemerintah menyediakan angkuta umum yang nyaman, aman dan murah di dalam kota.

 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Engkos Zarkasyi mengatakan, selama ini masyarakat enggan menggunakan kendaraan umum karena kurang nyaman dan tidak adanya ketepatan jadwal. BRT dinilai dapat  menjadi solusi mengubah kebiasaan masyarakat yang kerap menggunakan kendaraan pribadi agar beralih ke kendaraan umum.  Pasalnya, BRT adalah sebuah sistem bus yang cepat, nyaman, aman dan tepat baik dari segi waktu infrastruktur kendaraan serta jadwal.

 

“Network BRT, bisa melayani market tertentu dengan mengangkut penumpang dari lokasi sekarang menuju tujuan mereka dengan frekuensi tinggi dan waktu yang lebih cepat,” jelasnya, Rabu (21/10).

 

Menurut Engkos, alasan meluncurkan BRT ini juga melihat laju pertumbuhan kendaraan yang tidak seimbang dengan penambahan ruas jalan. Jika tidak diantisipasi, maka dalam 10 tahun ke depan kondisi lalu lintas di Kota Tangerang akan sangat semrawut. "Pertumbuhan kendaraan pe rtahun sekitar 10 persen, sedangkan pertumbuhan jalan hanya 1 persen. Jelas ini menimbulkan kemacetan bahkan kecelakaan,” jelasnya.

 

Engkos menambahkan, pihaknya berencana melaunching 10 armada BRT awal Desember 2015. Pada tahap awal, kendaraan ini akan diuji coba melayani koridor Terminal Poris Plawad - Jatiuwung. Rutenya sendiri akan melewati Jalan Benteng Betawi, Jalan Sudirman, Daan Mogot, Taman Makam Pahlawan Taruna, Jalan Ahmad Yani, Jalan Merdeka, Simpang Otista dan Jalan Gatot Subroto.

 

“BRT ini berukuran ¾ dengan kapasitas sekitar 40 orang, direncanakan akan menggunakan sistem e-Ticketing. Untuk haltenya akan disediakan sebanyak 20 unit di sepanjang rute yang dilewati," jelasnya.

 

Saat ini, Dishub masih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan para sopir angkutan kota (angkot). Hal ini untuk memberi pemahaman kepada mereka bahwa BRT ini tidak akan merugikan para sopir angkot. Bahkan Dishub menawarkan para pengemudi angkot untuk mendaftarakan diri menjadi sopir BRT.

 

"Pengadaan bus tengah berjalan. Saat ini kita fokus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pengemudi angkutan. Selanjutnya, pembangunan halte akan dimulai dalam waktu dekat," jelasnya.

 

Engkos Berharap dengan tersedianya BRT ini dapat merubah perilaku berkendara masyarakat Kota Tangerang menjadi lebih disiplin dan tertib aturan. "Tingkat budaya sebuah bangsa itu bisa dilihat dari tertib atau tidak warganya dalam berlalu lintas," tegasnya.

BANTEN
PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

Sabtu, 26 September 2026 | 10:16

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan mempertemukan pelanggan dan jajaran PLN dalam Customer Partnership Forum 2026 di Lebak, Jumat 25 September 2026.

KOTA TANGERANG
Mudahkan Pengguna Mobil Listrik, SPKLU Center XDN Cipondoh Punya 12 Slot Charging

Mudahkan Pengguna Mobil Listrik, SPKLU Center XDN Cipondoh Punya 12 Slot Charging

Sabtu, 26 September 2026 | 10:11

Kebutuhan fasilitas pengisian kendaraan listrik di Kota Tangerang terus bertambah seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill