Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Yusuf Bin Hamzah warga Jalan Masjid Raya, RT 01/05 No.68, Kelurahan Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Ciledug, Kota Tangerang dilaporkan telah menghilang setelah pergi tanpa pamit sejak Sabtu (8/4/2017). Pihak keluarga sudah melaporkannya ke Polsek Ciledug. Namun, pria yang berusia 57 tahun tersebut belum juga ditemukan.
Menurut anak Yusuf, Febby Mustika, ayahnya memiliki ciri-ciri tinggi 165 cm, berat badan 57 kg, kulit sawo matang, rambut ikal, bola mata hitam dan ada tahi lalat di rahang kiri.
"Ayah saya terakhir kali pergi pada Sabtu lalu menggunakan pakaian loreng dan menggunakan celana hitam," kata Febby Mustika, hari ini kepada wartawan.
Febby mengatakan, tidak ada permasalahan keluarga saat Yusuf pergi. "Tetapi, karena ayah saya sempat mengalami kecelakaan kena tabrak mobil. Ayah saya menjadi pelupa, dan setiap hari semakin parah," tuturnya.
Jika ada yang melihat atau menemukan Yusuf, Febby berharap bisa segera hubungi pihak keluarga dengan nomor telepon 081310005822, atau melapor ke kepolisian setempat.
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGJalan Raya Regency di Desa Gelam Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terendam banjir dengan ketinggian 1 meter dan mengakibatkan mobilitas warga terganggu, pada Senin 9 Maret 2026.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Ketegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews