Connect With Us

Juru Parkir di Pamulang Tewas Bersimbah Darah

Yudi Adiyatna | Sabtu, 15 April 2017 | 13:00

Ilustrasi mayat. (tangerangnews / ok)

TANGERANGNEWS.com-Seorang juru parkir di depan perumahan Witanaharja, Pamulang ditemukan tewas. Diduga korban tewas setelah menenggak miras oplosan. Dermawan alias Ateng,40, ditemukan tewas di area pertokoan SH 22 Pamulang pukul 03.45, dinihari tadi, Sabtu 15 April 2017. 

Warga asal Kuningan Jawa Barat itu ditemukan dalam kondisi badan tertelungkup dan bersimbah darah.

Diding petugas keamanan di lokasi yang juga menjadi saksi menuturkan,  dirinya saat itu  sedang keliling menggunakan sepeda motor masuk ke area Pertokoan SH 22. Lalu dia melihat sesesok mayat laki laki tergeletak dilantai. 

"Saya mengenali korban tersebut, kondisinya bersimbah darah. Lalu saya ajak Udin (tukang rokok) untuk melaporkan ke polsek Pamulang," katanya. 

Diding juga mengatakan, korban diketahui merupakan seorang tunawisma yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang parkir di kawasan tersebut. Bahkan korban dikenal sering mengkonsumsi miras. 

Kasat reskrim Polres Tangsel AKP Ahmad Alexander menuturkan, dari hasil olah TKP sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada fisik korban. 

"Adapun bercak darah diduga dari organ dalam karena konsumsi minuman keras yang berkelanjutan dan berlebihan. Jenazah korban saat ini dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan otopsi dan pemeriksaan lanjut," ujar Alex.

KAB. TANGERANG
Pasca Penyegelan, Bupati Tangerang Siapkan Solusi Tempat Ibadah Permanen untuk Jemaat POUK Tesalonika

Pasca Penyegelan, Bupati Tangerang Siapkan Solusi Tempat Ibadah Permanen untuk Jemaat POUK Tesalonika

Senin, 6 April 2026 | 20:25

Pasca polemik penyegelan tempat ibadah jemaat Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Kecamatan Teluknaga, pada Jumat, 3 April 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat untuk memastikan kondusivitas wilayah.

NASIONAL
Bos Buruh Peringatkan Badai PHK Tiga Bulan ke Depan, Ini Dua Penyebabnya

Bos Buruh Peringatkan Badai PHK Tiga Bulan ke Depan, Ini Dua Penyebabnya

Senin, 6 April 2026 | 19:41

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memperingatkan potensi gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK dalam tiga bulan ke depan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill