KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Seorang juru parkir di depan perumahan Witanaharja, Pamulang ditemukan tewas. Diduga korban tewas setelah menenggak miras oplosan. Dermawan alias Ateng,40, ditemukan tewas di area pertokoan SH 22 Pamulang pukul 03.45, dinihari tadi, Sabtu 15 April 2017.
Warga asal Kuningan Jawa Barat itu ditemukan dalam kondisi badan tertelungkup dan bersimbah darah.
Diding petugas keamanan di lokasi yang juga menjadi saksi menuturkan, dirinya saat itu sedang keliling menggunakan sepeda motor masuk ke area Pertokoan SH 22. Lalu dia melihat sesesok mayat laki laki tergeletak dilantai.
"Saya mengenali korban tersebut, kondisinya bersimbah darah. Lalu saya ajak Udin (tukang rokok) untuk melaporkan ke polsek Pamulang," katanya.
Diding juga mengatakan, korban diketahui merupakan seorang tunawisma yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang parkir di kawasan tersebut. Bahkan korban dikenal sering mengkonsumsi miras.
Kasat reskrim Polres Tangsel AKP Ahmad Alexander menuturkan, dari hasil olah TKP sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada fisik korban.
"Adapun bercak darah diduga dari organ dalam karena konsumsi minuman keras yang berkelanjutan dan berlebihan. Jenazah korban saat ini dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan otopsi dan pemeriksaan lanjut," ujar Alex.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGEmpat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews