Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan tewas mengambang di Bendungan Pintu Air 10, RT 3/4, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (20/4/2017) pagi.
Jasad bayi yang diduga dibuang orang tuanya karena hasil hubungan gelap itu, ditemukan pertama kali oleh pegawai Bendungan Pintu Air 10 Dedi, 51, sekitar pukul 07.00 WIB. Ketika itu dia tengah memeriksa kondisi pintu air.
"Saat memeriksa pintu air ke-tiga, saya melihat ada benda mirip boneka diantara sampah yang mengambang. Saat saya lihat dari dekat ternyata bayi," katanya.
Kemudian dia pun melapokan temuan itu ke Polsek Karawaci. Petugas yang datang ke lokasi kemudian mengevakuasi jenazah bayi ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Kanit Reskrim Polsek Karawaci AKP Nurjaya mengatakan, mayat bayi laki-laki tersebut diperkirakan sekitar 1 tahun. Jasad bayi ditemukan dalam keadaan telanjang, dan tidak ditemukan bekas tanda kekerasan.
"Kita telah periksa saksi dan olah TKP. Kasus masih dalam penyelidikan Polsek Karawaci," ungkapnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews