Connect With Us

Mayat Bayi di Pintu Air 10 Tangerang Bikin Geger

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 20 April 2017 | 17:00

Mayat bayi di Bendungan Pintu Air 10 Tangerang. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan tewas mengambang di Bendungan Pintu Air 10, RT 3/4, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (20/4/2017) pagi.


Jasad bayi yang diduga dibuang orang tuanya karena hasil hubungan gelap itu,  ditemukan pertama kali oleh pegawai Bendungan Pintu Air 10 Dedi, 51, sekitar pukul 07.00 WIB. Ketika itu dia tengah memeriksa kondisi pintu air.

"Saat memeriksa pintu air ke-tiga, saya melihat ada benda mirip boneka diantara sampah yang mengambang. Saat saya lihat dari dekat ternyata bayi," katanya.

Kemudian dia pun melapokan temuan itu ke Polsek Karawaci. Petugas yang datang ke lokasi kemudian mengevakuasi jenazah bayi ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Kanit Reskrim Polsek Karawaci AKP Nurjaya mengatakan, mayat bayi laki-laki  tersebut diperkirakan sekitar 1 tahun.  Jasad bayi ditemukan dalam keadaan telanjang, dan tidak ditemukan bekas tanda kekerasan.

"Kita telah periksa saksi dan olah TKP. Kasus masih dalam penyelidikan Polsek Karawaci," ungkapnya.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

TEKNO
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill