ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Konsep smart city (kota pintar) dinilai mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu masyarakat juga bisa lebih mudah mendapat layanan dari pemerintah.
"Melalui smart city pemerintah bisa memberikan pelayanan yang lebih efektif dan mempermudah masyarakat," ujar Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Senin (22/5/2017).
Arief mengatakan, hal itu saat menghadiri acara launching Gerakan Menuju 100 Smart City di Hotel Four Point by Sheraton, Makasar hari ini. Acara itu digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
Salah satu tujuan dari program tersebut adalah melakukan sosialisasi program Gerakan Menuju 100 Smart City kepada lebih dari 100 pemimpin kota dan kabupaten.
Selain itu hadir juga tim pengembangan wilayah dari berbagai daerah dan pencanangan kerjasama dengan 25 kota atau kabupaten yang terpilih dalam program tersebut.
Dalam kesempatan itu Pemkot Tangerang dan 24 kota lain melakukan penandatanganan MoU dengan Kementerian Kominfo. MoU itu terkait kota-kota pilot project dan pengembangan smart city di Indonesia.
"Dilakukan juga penandatanganan MoU untuk pengembangan smart city dan kota Tangerang termasuk di 25 kota sebagai pilot project," ungkap Arief.
Arief juga menambahkan terkait pengembangan smart city, Kementerian Kominfo akan mempersiapkan masterplan yang lebih komprehensif. Selain itu juga memberikan pelatihan bagi pemerintah agar mengintegrasikan kebutuhan masyarakat dengan program yang dimiliki.
"Ke depan akan dipersiapkan masterplan dan pelatihan supaya lebih bisa mengintegrasikan kebutuhan masyarakat dengan pemerintah," pungkasnya.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGKebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews