Connect With Us

Pipa Besar Air PDAM Tirta Benteng Mulai Ditanam di Cipondoh

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 23 Juli 2017 | 16:00

PDAM TB Kota Tangerang tengah memasang pipa di Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Cipondoh, Minggu (23/7/2017). (@TangerangNews2017 / Dira Derby)

TANGERANGNEWS.com- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng (TB) terus meningkatkan cakupan pelayanan. Kini, melalui pihak ketiga, PT Moya Tangerang, PDAM TB Kota Tangerang tengah memasang pipa di Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Cipondoh. 

Berdasarkan pantauan, pipa-pipa berbahan elastis tersebut memiliki diameter 630 mm, berwarna hitam mulai dilakukan penyambungan. Untuk satu ruas pipa memiliki panjang kurang lebih 7 meter. "Pipa ini tahan selama 100 tahun," ujar salah seorang pekerja bernama Bowo yang berhasil ditemui penulis di lokasi.

Dikatakannya, pemasangan mulai dilakukan usai libur Juni Lebaran lalu. "Kita tidak hanya memasang di sini saja, tapi juga sudah di tempat lain, seperti di Jalan Daan Mogot Batuceper dan lain sebagainya," ujarnya.

Sementara Direktur PDAM Tirta Benteng, Sumarya mengatakan, pemasangan pipa tersebut untuk wilayah Zona I. "Kita pasang pipa sepanjang kurang lebih 500 Km, termasuk juga yang kecil-kecil," jelasnya.

Pemasangan pipa sepanjang itu menurut Sumarya dilakukan di lima kecamatan. "Benda, Neglasari, Batuceper, Cipondoh dan Tangerang," terangnya.(DBI)

HIBURAN
Sering Bikin Halusinasi, Ternyata Ini Manfaat Konsumsi Kecubung 

Sering Bikin Halusinasi, Ternyata Ini Manfaat Konsumsi Kecubung 

Selasa, 9 Juli 2024 | 18:05

Penyalahgunaan kecubung sering terjadi karena karakter tanaman ini yang mampu menghasilkan efek halusinasi.

KAB. TANGERANG
Bagi-bagi Beras, Bacagub Banten Arief R Wismansyah Khawatirkan Nasib Petani di Pakuhaji Tangerang

Bagi-bagi Beras, Bacagub Banten Arief R Wismansyah Khawatirkan Nasib Petani di Pakuhaji Tangerang

Sabtu, 13 Juli 2024 | 20:09

Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Banten Arief R Wismansyah bagi-bagi beras secara gratis sebagai bentuk kepedulian untuk warga Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Sabtu 13 Juli 2024.

NASIONAL
Pelaku Usaha Wajib Sertifikasi Halal Oktober 2024, Pelanggar Dilarang Jualan

Pelaku Usaha Wajib Sertifikasi Halal Oktober 2024, Pelanggar Dilarang Jualan

Jumat, 12 Juli 2024 | 17:47

Pemerintah mewajibkan pelaku usaha untuk memiliki sertifikasi halal yang berlaku mulai Oktober 2024. Bagi yang tidak mengurus sertifikat kehalalan produknya, terancam dikenakan sanksi dilarang berjualan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill