Susunan Acara Festival Maulid Nusantara 7 Kota Tangerang, Ada Lomba Islami ala Pesantren Berhadiah Puluhan Juta
Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:44
Festival Maulid Nusantara 7 siap kembali digelar di Kota Tangerang dengan konsep yang lebih semarak.
TANGERANGNEWS.com- Seperti pepatah makan sayur tanpa garam. Mungkin itu lah yang akan dirasakan masyarakat Kota Tangerang, karena langkanya pasokan garam sepekan terakhir. Hal ini pun membuat harga garam masak yang di jual di toko-toko kelontong naik dua kali lipat dari biasanya.
Nuryani, warga kecamatan Pinang mengatakan, dirinya harus berputar-putar hanya untuk membeli sebungkus garam. Kalau pun ada, dirinya juga harus membayar dua kali lipat dari harga normal.
"Ini dapet juga udah putar-puter di tiga warung, ini juga cuma dapat bungkus kecil. Harganya naik biasanya Rp1000 sekarang Rp2000," katanya, Minggu (23/7/2017).
Nuryani melanjutkan, beberapa warung dan toko mengaku kehabisan stok karena agen besar sudah kehabisan pasokan garam yang mereka miliki. "Naiknya harga garam juga berpengaruh ke harga-harga lain. Seperti ikan asin dan ikan-ikan yang lainya juga ikut naik," katanya.
Nuryani berharap, pemerintah segera menambah stok garam yang ada, sehingga masyarakat tidak kesulitan untuk mendapatkannya. "Soal harga naik mungkin sudah biasa, tapi kalau stoknya enggak ada itu yang menyulitkan masyarakat," pungkasnya.
Sementara menurut Uda, pedagang sembako di Kecamatan Pinang mengaku sudah sepekan dirinya belum mendapatkan stok garam dari agen tempatnya belanja. "Saya juga tidak mengetahui sampai kapan garam langka. Sekarang aja saya cuma mengandalkan stok lama aja," pungkasnya.(RAZ)
Festival Maulid Nusantara 7 siap kembali digelar di Kota Tangerang dengan konsep yang lebih semarak.
TODAY TAGPT PLN (Persero) memastikan seluruh pelanggan terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah kembali mendapatkan pasokan listrik.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews