Connect With Us

Langka, Harga Garam Masak di Tangerang Naik Dua Kali Lipat

Sayuti Tan Malik | Minggu, 23 Juli 2017 | 15:00

Harga garam masak di Tangerang naik dua kali lipat karena pasokan yang langka. (@TangerangNews2017 / Sayuti Tan Malik)

TANGERANGNEWS.com- Seperti pepatah makan sayur tanpa garam. Mungkin itu lah yang akan dirasakan masyarakat Kota Tangerang, karena langkanya pasokan garam sepekan terakhir. Hal ini pun membuat harga garam masak yang di jual di toko-toko kelontong naik dua kali lipat dari biasanya.

Nuryani, warga kecamatan Pinang mengatakan, dirinya harus berputar-putar hanya untuk membeli sebungkus garam. Kalau pun ada, dirinya juga harus membayar dua kali lipat dari harga normal.

"Ini dapet juga udah putar-puter di tiga warung, ini juga cuma dapat bungkus kecil. Harganya naik biasanya Rp1000 sekarang Rp2000," katanya, Minggu  (23/7/2017).

Nuryani melanjutkan, beberapa warung dan toko mengaku kehabisan stok karena agen besar sudah kehabisan pasokan garam yang mereka miliki. "Naiknya harga garam juga berpengaruh ke harga-harga lain. Seperti ikan asin dan ikan-ikan yang lainya juga ikut naik," katanya.

Nuryani berharap, pemerintah segera menambah stok garam yang ada, sehingga masyarakat tidak kesulitan untuk mendapatkannya. "Soal harga naik mungkin sudah biasa, tapi kalau stoknya enggak ada itu yang menyulitkan masyarakat," pungkasnya.

Sementara menurut Uda, pedagang sembako di Kecamatan Pinang mengaku sudah sepekan dirinya belum mendapatkan stok garam dari agen tempatnya belanja. "Saya juga tidak mengetahui sampai kapan garam langka. Sekarang aja saya cuma mengandalkan stok lama aja," pungkasnya.(RAZ)

TANGSEL
Polres Tangsel Gagalkan Pengiriman 40 Kg Ganja dari Medan, Diringkus di Tol Bitung

Polres Tangsel Gagalkan Pengiriman 40 Kg Ganja dari Medan, Diringkus di Tol Bitung

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:24

Tim gabungan dari Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel), bersama PJR Induk Bitung Korlantas Polri menggagalkan penyelundupan ganja siap edar seberat 40 kilogram dari Medan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill