Connect With Us

Baliho SBY Diturunkan Lagi

| Kamis, 12 Februari 2009 | 15:54

TANGERANGnews-Panwaslu Kecamatan Periuk menurunkan paksa baliho raksasa Partai Demokrat yang teretak di dua titik wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang,yaitu di Jalan Regency, tepat di pertigaan Perum Mutiara Pluit,pada pukul 10.00 WIB.

Ketua Panwas Kecamatan Periuk bernama Kodirum mengatakan, Partai Demokrat sudah sering mendapat peringatan dari Panwaslu namun tetap tidak ada kesadaran dari pihak Partai Demokrat untuk menurunkannya. “Surat peringatan sudah dikirim 3 hari yang lalu,” ucapnya, Kamis (12/02).

Menurutnya penurunan baliho guna melaksanakan peraturan KPU No.19 yang menuliskan ukuran maksimal untuk Baleho adalah 3x4,5m. “ Kami hanya melaksanakan tugas saja,” tegasnya.  Selanjutnya Baleho yang telah dicopot itu rencananya akan diserahkan pada Panwaslu Pusat sebagai barang bukti. “Ini bukti pelanggaran kampanye,” katanya.(rul)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

NASIONAL
Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Senin, 4 Mei 2026 | 11:52

Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.

PROPERTI
Permintaan Rumah Super Mewah di BSD Masih Tinggi, Hunian Rp89 Miliar Ludes Terjual

Permintaan Rumah Super Mewah di BSD Masih Tinggi, Hunian Rp89 Miliar Ludes Terjual

Selasa, 5 Mei 2026 | 16:47

Meski dibanderol dengan harga fantastis, minat dan kebutuhan akan produk hunian mewah saat ini masih menjadi incaran masyarakat super high-end.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill