Connect With Us

Sepi Pembeli, Penjual Hewan Kurban di Tangerang Beralih ke Online

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 23 Agustus 2017 | 17:00

Beni Pedagang hewas kurban di Jalan TMP Taruna, Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (23/8/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Persaingan usaha antara sistem konvensional dan online ternyata tidak hanya dirasakan pengemudi angkutan umum, namun juga pedagang hewan kurban. Sepinya pembeli di sejumlah lapak hewan kurban di Kota Tangerang membuat para pedagang menyiasatinya dengan berjualan secara online.

Seperti yang dialami Beni, pedagang hewan kurban di Jalan TMP Taruna, Cikokol, Kota Tangerang. Seminggu jelang Idul Adha, dagangannya sepi pembeli. “Kalau tahun lalu biasanya sudah belasan yang terjual, sekarang untuk menjual 10 ekor saja kesulitan. Memang persaingan antar penjual semakin ketat sejak ada sistem jualan online,” katanya, Rabu (23/8/2017). BACA JUGA : Atut Salat di Lapas Tangerang, Mantan Ketua KPK Kurban Sapi

Untuk menyikapi hal tersebut, sejumlah pedagang hewan kurban pun memilih memasarkan hewan dagangan mereka secara online. Untuk hewan kurban kambing dijual kisaran Rp3-4 juta . Sementara untuk harga sapi kisaran Rp25-40 juta.

Hal senada diungkapkankan pedangan lainya, Didi. Untuk mempermudah penjualan hewan kurban, dirinya memasarkan melalui daring atau online. Selanjutnya pembeli yang berminat akan melakukan negosiasi harga melalui telepon sebelum melakukan transaksi di lapaknya.

“Memang kalau dijual online, pembeli bisa langsung tahu dari keterangan harga dan berat hewas kurban, jadi tidak perlu repot-repot datang ke lapak. Mau tidak mau kita ikut sistem online biar tetap bertahan,” katanya. BACA JUGA : Pastikan Hewan Layak Kurban, Pemkot Sidak Lapak Hewan Kurban

Sementara hingga sepekan jelang Idul Adha,Pemerintah Kota Tangerang belum melakukan inspeksi terhadap hewan kurban yang beredar di wilayah tersebut, sehingga dikhawatirkan adanya hewan yang terjangkit penyakit.(RAZ)

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill