Connect With Us

22 Orang di Kota Tangerang Awasi Hewan Kurban

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 1 September 2015 | 18:30

Ilustrasi hewan kurban. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANG-Menjelang hari raya Idul Adha 2015, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Tangerang telah membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya berbagai macam penyakit pada hewan kurban yang dapat berdampak buruk jika dikonsumsi masyarakat.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Tangerang Iis Aisyah Rodiah mengatakan, tim yang dibentuk diantaranya tim pendataan, pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban. “Jumlah tim ada sebanyak 22 orang dari DKPP dan 208 satgas Kelurahan” katanya, Selasa (1/9).

 

Menurutnya, Petugas akan melakukan pengecekan hewan kurban diseluruh lapak penjual maupun yang ada di masjid, untuk memastikan hewan yang diperjual belikan sesuai dengan syariat islam dan bebas dari penyakit. #Kesehatan Tangerang   #HEWAN KURBAN TANGERANG

 

 

“Penyakit yang diwaspadai pada hewan kurban diantaranya adalah antraks serta penyakit mulut dan kuku . Hewan kurban tersebut harus memiliki surat keterangan kesehatan sebagai syarat untuk diperjualbelikan, khususnya yang berasal dari daerah lain,” jelasnya.

 

Iis menambahkan, Kota Tangerang merupakan wilayah yang banyak terdapat tempat penjualan hewan kurban. Berdasarkan data tahun 2014, ada sebanyak 278 lapak penjualan dengan jumlah hewan yang terjual sebanyak 19.370 ekor. Diantaranya, 4807 ekor sapi, 7911 ekor kambing, 6636 ekor domba dan 16 ekor kerbau. “Nilai transaksinya mencapai Rp128 miliar,” paparnya.  

 

Kepala Bidang Pertanian dan Peternakan pada Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Tangerang, Ibnu Arifyanto mengatakan, nantinya lapak penjual hewan kurban yang telah diperiksa akan diberikan stiker yang menandakan bahwa hewan tersebut bebas dari penyakit.

 

“Kita juga akan memberikan catatan apabila terdapat pelanggaran yang ditemukan pada saat pemeriksaan,” jelasnya.

 

Pihaknya juga berharap kepada masyarakat yang hendak membeli hewan kurban, untuk menanyakan terlebih dahulu surat keterangan hewan dan stiker tanda telah diperiksanya oleh Pemkot Tangerang.

#HEWAN KURBAN TANGERANG

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill