Connect With Us

Tangerang City Mengaku Taman Kota Milik Pemkab

| Jumat, 5 Februari 2010 | 12:47

Tangerang City (dens / tangerangnews)


TANGERANGNEWS-Direktur Operasional Tangerang City, Yogie Yogaswara mengatakan, bahwa aktivitas pengurukan taman kota dilakukan terkait rencana perluasan wilayah paru-paru kota tersebut. Dan, kebenaran akan hal itu bisa dibuktikan dari side plant Tangerang City.
 
“Sebelumnya saya minta maaf kepada masyarakat Kota Tangerang. Karena sebenarnya aktivitas pengurukan dilakukan terkait rencana perluasan kawasan taman kota. Dan, biaya operasional perluasan dan perbaikan Taman Kota sepenuhnya ditanggung oleh Tangerang City,” katanya, siang ini.
 
            Sedangkan soal status tanah, lanjut Yogie, memang bukan milik Tangerng City. Melainkan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Mengingat sejarahnya Kota Tangerang adalah bagian pemekaran wilayah Kabupaten Tangerang. “Dalam hal ini, pihak kami sebenarnya memiliki misi membantu agar lahan itu diserahkan kepada Pemerintah Kota Tangerang,” kata Yogie.
 
Diketahui sebelumnya,  Kota Tangerang segera memanggil pengembang mal terbesar di Kota Tangerang , yakni Tangerang City guna dimintai klarifikasi terkait status lahan dan aktifitas pengurukan taman kota.
 
Sekretaris Komisi D, Bidang Pembangunan DPRD Kota Tangerang Aulia Epriya Kembara. “Inti dari pemanggilan itu adalah, kami ingin mengklarifikasi status kepemilikan lahan. Apakah benar lahan itu milik Tangerang City, Departemen Hukum dan HAM atau milik Pemerintah Kota Tangerang,” ujar Aulia.
 
Lebih jauh politisi dari Partai Keadilan Sejahtera itu mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang, tekait aktivitas pengurukan Taman Kota yang kini sedang dilakukan oleh pengembang Tangerang City.
 
 “Kami sedang mencari tahu, apakah aktivitas pengurukan Taman Kota yang dilakukan pengembang sudah mendapat izin dari Dinas Pekerjaan Umum atau belum. Terlebih belakangan ada sejumlah elemen masyarakat yang melayangkan protes atas kegiatan itu,” ujarnya.
 
Seperti diketahui sebelumnya,empat aktivis lingkungan hidup dari Yayasan Peduli Lingkungan Hidup ditahan petugas keamanan Tangerang City Mall, karena melakukan aksi demonstrasi  menolak pengurukan Taman Kota itu. (dira)

KOTA TANGERANG
Hati-hati, Ini 4 Penyakit yang Menghantui Usai Hari Raya Lebaran

Hati-hati, Ini 4 Penyakit yang Menghantui Usai Hari Raya Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 | 22:23

Momentum Hari Raya Idulfitri kerap membawa perubahan pada pola makan dan aktivitas harian masyarakat secara mendadak.

NASIONAL
H+2 Lebaran, 80 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor

H+2 Lebaran, 80 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor

Senin, 23 Maret 2026 | 15:00

Arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melonjak pada H+2 Lebaran 2026 atau Senin, 23 Maret 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill