Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan
Senin, 20 Juli 2026 | 07:00
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi pasar tenaga kerja nasional sepanjang 2026.
TANGERANGNEWS.com - Dalam operasi zebra yang digelar Satlantas Polrestro Tangerang Kota ke-10 yang bertepatan dengan Hari Pahlawan di Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Jumat (10/11/2017), satu dari puuhan pelanggar yang terjaring pada hari ini adalah warga negara asing (WNA) asal India.
Pria berkulit hitam bernama Vikram Kumar, 27, ini terjaring razia karena tidak mengenakan helm saat mengendarai sepeda motor Kawasaki 600cc. Namun di mengaku bahwa helmnya dicuri.
"Saya tidak bawa helm karena helmnya dicuri saat parkir," ujar Vikram kepada petugas kepolisian dengan menggunakan bahasa Inggris.
Ketika petugas memberikan helm gratis kepadanya, dia mengaku sangat senang sekali. Hal itu terlihat dari raut wajahnya yang berseri-seri. "Saya sangat senang karena diberikan helm oleh petugas kepolisian," ucapnya.
Sementara itu, Kasubnit Patwal Ipda Rokhmatulloh mengatakan, sebanyak 50 pengendara terjaring razia di Jalan Ahmad Yani. Untuk pelanggar sepeda motor yang tidak mengenakan helm akan diberikan secara gratis.
"Jadi ini momen tepat sekali untuk bersinergi dengan masyarakat dengan memberikan secara gratis," imbuhnya.(RAZ/HRU)
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi pasar tenaga kerja nasional sepanjang 2026.
TODAY TAGTelkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews