Connect With Us

Ratusan Pengendara di Setu Tangsel Terjaring Razia Operasi Zebra

Yudi Adiyatna | Rabu, 1 November 2017 | 15:00

Hari Pertama Operasi Zebra Jaya 2017 yang digelar Satlantas Polres Tangsel di Kawasan Taman Tekno, Setu, Tangsel, Rabu (1/11/2017). (@TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 153 Pengendara terjaring di hari pertama Operasi Zebra Jaya 2017 yang di gelar di kawasan Jalan Taman Tekno, Setu, Tangsel, Rabu (1/11/2017) pagi tadi.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan, mayoritas kendaraan yang terjaring razia tersebut adalah kendaraan yang kedapatan melanggar rambu-rambu lalu lintas dan membawa muatan kendaraan yang berlebih.

"Ada 153 Pelanggaran, mayoritas karena melanggar rambu-rambu dan bermuatan lebih," ungkap Kasat Lantas.

Dirinya pun mengungkapkan, data tersebut baru berasal dari satu titik razia yang diselenggarakan satuan Lalu Lintas Polres Tangsel, belum termasuk dengan hasil razia keseluruhan yang diselenggarakan masing-masing Polsek di bawah wilayah hukum Polres Tangsel.

"Data itu baru dari hasil razia di Tekno (Taman Tekno,Setu) tadi, belum termasuk data keseluruhan yang ada di Polsek-Polsek," ungkapnya.

Polres Tangerang Selatan menggelar operasi Zebra  selama dua minggu kedepan sejak Rabu (1/11/2017), hingga 14 November mendatang, menyasar para pengendara kendaraan baik sepeda motor, mobil pribadi, termasuk kendaraan umum.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill