Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan bersama UPT Samsat Serpong menggelar razia pajak kendaraan bermotor, Jumat (11/8/2017) di kawasan Alam Sutra, Serpong Utara, Tangsel.
Razia yang menyasar kelengkapan administrasi pajak kendaraan, STNK dan plat nomor kendaraan ini dimaksudkan untuk mengingatkan para pengendara untuk bisa membayarkan pajak kendaraannya yang belum dibayarkan hingga 31 Agustus mendatang.
Muhammad Bangkit, Kasie Pendataan dan Penetapan UPT Samsat Serpong, kepada TangerangNews.com mengatakan dalam razia kali ini pihaknya membuka gerai bagi para wajib pajak untuk bisa langsung membayarkan pajak kendaraannya di tempat.
"Razia ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan pajak daerah dan dari pihak kepolisian untuk mendisiplikan para pengendara dalam berkendara di jalan raya," ungkap Bangkit.
Dalam razia yang dilakukan hari ini terdapat total 37 kendaraan yang kedapatan memiliki tunggakan pajak dan sebagian diantaranya langsung dikenakan sanksi tegas berupa penahanan unit kendaraan tersebut.
"Hari ini ada 37 kendaraan yang kedapatan tunggakan pajaknya, empat buah kendaraan roda empat yang ditahandan 14 buah STNK yang disita pihak kepolisian," ungkapnya
Razia pajak kendaraan ini sendiri digelar berdasarkan hukum UU No 22 Pasal 68/2009. Dalam undang-undang tersebut, setiap kendaraan motor wajib dilengkapi STNK dan TNKB dan diperkuat dengan Pasal 70 di UU yang sama yang menyebutkan STNK dan TNKB berlaku selama lima tahun dan harus disahkan setiap tahun.(RAZ)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGBandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan 35.285 jemaah haji pada musim haji 1447 Hijriah/2026.
Tim Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang menimpa seorang wanita berinisial I, 49.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews