Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TANGERANGNEWS.com-Sebagai provinsi yang terletak di ujung barat Pulau Jawa, Provinsi Banten, selama ini terkenal dengan berbagai wisata yang menarik nan eksotis yang telah banyak terekspos sejak lama.
Namun, tak seperti kawasan wisatanya yang sudah banyak dikenal orang, aneka kuliner khas Banten yang begitu kaya belum banyak diketahui dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat yang berkunjung ke Provinsi Banten.
Untuk itu, Hotel Santika Premiere ICE – BSD yang terletak di kawasan Indonesia Convention Exhibition (ICE) ini, menggelar Pesta Kuliner Khas Banten, bertajuk Banten Festive sejak tanggal 10 Agustus 2017 hingga 20 Agustus 2017 mendatang.
Riana Megawati, Public Officer Hotel Shantika Premiere ICE BSD City kepada TangerangNews.com, Kamis (10/8/2017) mengatakan, digelarnya Pesta Kuliner Khas Banten ini dalam rangka mencoba mengenalkan kuliner tradisional khas Banten ini kepada berbagai lapisan generasi.
Riana pun menerangkan dengan biaya hanya Rp 200.000,- per orang, berbagai sajian kuliner khas tanah Banten yang sulit ditemui ini dapat dinikmati sepuasnya oleh anda dan keluarga.
"Dalam Festival Kuliner Banten kali ini, berbagai varian kuliner khas tanah Banten seperti Satai Bebek, Satai Bandeng, Rabeg, Sayur Angeun Lada, Sayur Terbuk, Bandeng Bakar Pecak, Empal Gepuk, Kue Pasung, dan lain sebagainya tersedia dan siap untuk disajikan," ungkap Riana.(RAZ)
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TODAY TAGMemasuki musim liburan sekolah, Hotel Episode Gading Serpong kembali menghadirkan program tahunan unggulannya.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews