Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TANGERANGNEWS.com-Pasca kejadian pembacokan yang menimpa salah seorang anggota Kepolisian dari Polsek Cisauk, Aiptu Sugiri pada Kamis (7/9/2017) lalu. Para pelajar yang berasal ditiga Sekolah Menengah Atas (SMA) dirazia Polres Tangsel, Senin (11/9/2017). Aparat menurunkan ratusan personel guna menggelar razia pelajar ditiga sekolah.
Razia digelar untuk menindak lanjuti Surat Perintah yang dikeluarkan Kapolres Tangsel. Adapun ketiga sekolah yang menjadi sasaran razia pelajar tersebut antara lain, SMK Sasmita Jaya Pamulang, SMK Ruhul Bayan Cisauk dan SMK Semesta Cisauk. BACA JUGA : Bacok Polisi Saat Atur Lalulintas , 14 Pelajar SMA Diciduk Polres Tangsel
Kegiatan razia yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto ini pun bertujuan untuk melakukan pemeriksaan terhadap para pelajar sekolah yang membawa miras, senjata tajam serta minuman keras ke sekolahnya.
“Kita beri pemahaman kepada adik-adik kita, bahwa truk bukanlah angkutan orang, berbahaya bila terjadi kecelakaan. Mereka tetap adik dan anak kita, lakukanlah dengan humanis,” ujar Kapolres Tangsel dalam arahannya saat apel persiapan di Mapolres Tangsel, Senin (11/9/2017) kemarin.
Dalam kegiatan razia di SMK Ruhul Bayan Cisauk tersebut ,Polres Tangsel melakukan test urine secara acak terhadap 37 siswa dari sekolah tersebut serta memeriksa barang bawaan siswa di sekolah kejuruan tersebut. “Setelah diambil sampel urin 37 pelajar semuanya negatif, kita apresiasi dan kita rekomendasikan SMA Ruhul Bayan bebas narkoba,” ujar Kapolres.
Selain itu, Fadli pun berpesan agar para pelajar bisa dengan sungguh-sungguh mengejar cita-cita dan tidak terjerumus dalam pergaulan yang mengakibatkan kerugian kepada orang lain “Harus dibedakan antara kenakalan remaja dengan kriminalitas anak. Jika melukai orang lain bahkan menggunakan senjata tajam maka itu adalah kriminalitas anak dan itu akan di proses hokum, “ terang Kapolres dihadapan Siswa SMK Ruhul Bayan. BACA JUGA : Bawa Sajam Mau Tawuran, 11 Pelajar Diamankan Polisi
Sementara itu, dari hasil razia pelajar di SMK Sasmita Jaya Pamulang yang dipimpin Wakapolres Tangsel Kompol Bahtiar Alponso telah diamankan tiga orang siswa berinisial MH,K dan MD. MH diamankan pihak kepolisian karena kedapatan membawa satu buah alat pemukul (knuckle) sedangkan K dan MD diamankan karena diduga sebagai pelaku pengeroyokan terhadap Aiptu Sugiri.(DBI)
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews