Connect With Us

Ratusan Pegawai BPBD Kota Tangerang Dites Urine

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 1 Desember 2017 | 13:00

Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tangerang, Melakukan tes urine kepada 400 pegawai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kamis (30/11/2017). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Rawannya penyalahgunaan narkotika di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tangerang, membuat Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat menindaklanjutinya dengan tes urine kepada 400 pegawai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kamis (30/11/2017).

Kasie Ketahanan Bangsa dan Masyarakat Kesbangpol Kota Tangerang Achmad Dimiyati mengatakan, tes urine ini digelar secara bersama-sama oleh BNN Kota Tangerang dan Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota. Namun dari 400 pegawai BPDB, pihaknya hanya dapat melakukan tes urine kepada 300 pegawai saja.

BACA JUGA: Ratusan Guru Tangerang Dites Urine

"Tadi yang hadir sekitar 300 orang, karena yang 100 orang itu petugas lapangan yang sedang bertugas. Tapi mereka tetep akan kita tes pada tahap kedua, karena belum mencapai target sebanyak 400 ASN BPBD," kata dia saat di temui di Kantor BPBD Kota Tangerang.

Tahun ini, lanjut Dimyati, Kesbangpol bersama BNN dan Satnarkoba memiliki target sebanyak 1200 ASN. Dengan sasaran seluruh SKPD di jajaran Pemkot Tangerang.

"Tadi kami mengerahkan sebanyak 30 petugas yang terdiri dari BNN 8 orang, Satnarkoba Polres metro Tangerang 8 orang, sisanya Kesbangpol. Ada beberapa yang terindikasi narkoba tapi saya jelaskan ke dia jangan takut, karena indikasi itu belum berarti positif pengguna, mungkin saja semalem minum obat herbal atau yang lainnya," ujar dia.

Dimyati menambahkan, jika ada yang kedapatan terindikasi sebagai pengguna narkoba, maka pihaknya akan segera menindaklanjuti pegawai tersebut. Dan akan menyerahkan pegawai itu kepada pimpinannya agar segera ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

"Kegiatan ini sesuai amanat radiogram Mendagri bahwa setiap daerah provinsi kab/kota itu harus menyediakan anggaran untuk memberantas P4GN. Salah satunya anggaran itu untuk sosialisasi dan untuk tes urine," ucap dia.(RAZ/RGI)

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill