Connect With Us

Volume Sampah Perayaan Tahun Baru Masih Normal

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 1 Januari 2018 | 15:00

Tampak Sejumlah motor pengangkut sampah yang terparkir di kawasan Puspemkot Tangerang pada perayaan pergantian Tahun Baru 2018. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Walaupun sampah berserakan setelah perayaan pergantian Tahun Baru 2018 di kawasan Puspemkot Tangerang, ternyata jumlah volume sampah tersebut masih normal.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Buceu Gartina. Menurutnya, volume sampah setelah perayaan pergantian Tahun Baru 2018 di Kota Tangerang berada dalam kondisi normal.

"Cenderung turun, malahan sampahnya normal, yang di Puspem tidak mencapai 1 ton," ujar dia kepada TangerangNews.com, Senin (1/1/2018).

Ia menjelaskan, volume sampah yang cenderung turun tersebut karena sudah diprediksi oleh dirinya dan berkaca pada hari libur kemarin, yang menunjukkan bahwa volume sampah perharinya menurun.

BACA JUGA :

"Memang sebelumnya sudah diprediksi bahwa kenaikan sampah tidak akan banyak. Melihat kecenderungan jumlah sampah sejak libur kemarin cenderung turun kurang lebih 100 ton per hari," kata dia.

Sampah di perkotaan pada malam tahun baruan ini didominasi oleh sampah bekas-bekas makanan dan minuman. Tidak banyak sampah materiil. Menurut Buceu, tidak ada yang spesial. "Enggak ada spesialisasi dalam malam Tahun Baru," tutur dia.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill