Connect With Us

24 Pasangan Mesum Terjaring Razia di Hotel Melati Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 20 Februari 2018 | 23:00

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang menggelar razia disejumlah Hotel Tangerang berkelas melati, Selasa (20/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com – Dari hasil razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang di sejumlah hotel kelas melati, Selasa (20/2/2018) malam, sebanyak 24 pasangan terduga mesum berhasil diamankan. Mereka kedapatan ngamar tanpa bisa menunjukkan surat sah yang membuktikan mereka pasangan suami sitri.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman (Tibumtran) Satpol PP Kota Tangerang A Gufron Falfeli menjelaskan, razia tersebut merupakan implementasi peraturan daerah No 8/2005 tentang pelarangan prostitusi.

Operasi pun berlangsung terhadap empat hotel yang berlokasi di beberapa Kecamatan Kota Tangerang, sasarannya adalah pasangan laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri.

Setelah petugas menyambangi beberapa hotel berkelas melati tersebut dengan cara membuka pintu demi pintu kamar secara paksa, terdapat beberapa pasangan kebanyakan yang berasal dari luas daerah Kota Tangerang.

"Sebagian besar mereka berasal dari luar Kota Tangerang," ujar Ghufron.

Ia mengungkapkan, sebanyak 24 pasangan yang tidak bisa memberikan kartu identitas harus digelandang ke Kantor Satpol PP Kota Tangerang.

Pasangan tersebut terduga mesum lantaran ketika disatroni petugas tidak sedang mengenakan pakaiaannya atau bertelanjang dada.

“Kalau mereka (pasangan mesum) ini tidak bisa menunjukan buku nikah resmi maka akan bawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut,” ungkap Ghufron.

Setelah digelandang ke Kantor Satpol PP Kota Tangerang menggunakan armada yang sudah dikerahkan, para pasangan tersebut akan didata sekaligus diberi pembinaan serta diminta untuk membuat surat penyataan tembusan dari ketua RT/RW tempatnya tinggal.

"ita memberikan peringatan keras kepada pasangan yang tertangkap basah tersebut untuk tidak berbuat mesum di Kota tangerang, karena kota tangerang adalah Kota yang berjuluk Alhakul Karimah," jelas Ghufron.

Ghufron menegaskan, pasangan yang terjaring operasi ini harus bisa memperbaiki kebiasaan buruknya. Jika tidak, pihaknya akan memperlakukannya lebih tegas lagi.

Menurutnya, operasi ini juga akan dilaksanakan secara rutin dengan target awalnya adalah hotel yang berlokasi di wilayah Kecamatan Karawaci dan Neglasari. “Nantinya kegiatan seperti ini akan terus dilakukan untuk menciptakan kondisi yang kondusif dan menekan angka kriminalitas serta penyakit masyarakat,” papar Ghufron.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Sejumlah Rumah Warga Tergenang Air Gegara Tanggul Irigasi Cadas-Kukun Jebol

Sejumlah Rumah Warga Tergenang Air Gegara Tanggul Irigasi Cadas-Kukun Jebol

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:47

TANGERANGNEWS.com-Tanggul pada Kali Irigasi Cadas-Kukun yang berlokasi di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jebol pada Sabtu 17 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill