Connect With Us

Penipu Modus Undian Konsumsi Sabu Sebelum Berperan Jadi Customer Service

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 20 Maret 2018 | 17:00

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi saat menginterogasi pelaku penipuan kupon undian berhadiah mobil, Selasa (20/3/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Salah satu pelaku penipuan kupon undian berhadiah mobil yang berperan sebagai customer Service kerap mengkonsumsi sabu guna berbicara lancar saat menipu korbannya.

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi mengatakan, sedikitnya ada enam pelaku dalam jaringan penipuan tersebut diamankan jajarannya diantaranya berinisial 27, K 31, B 34, U 30, R 42, dan F 24.

"Mereka sudah satu tahun terakhir menjadi penipu kupon undian berhadiah mobil dan keuntungannya masih Rp60 juta," katanya saat jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang, Selasa (20/3/2018).

Keenam pelaku tersebut memiliki peran yang berbeda-beda, ada yang sebagai otak dalam penipuan itu, ada juga yang menyiapkan rekening penampungan dan ada yang berperan sebagai pembuat kupon, hingga menyebarkan kupon di toko-toko kelontong maupun di Jalan Raya di sekitar Jabodetabek.

"Yang menebar kupon penipuan itu sambil membawa senjata tajam untuk berjaga-jaga. Ada juga bong digunakan untuk memperlancar bicara saat menerima telpon supaya tenang, seolah-olah benar dari pihak PT Mayora. Setelah dites urine ada empat yang positif gunakan sabu," tutur Harley.

Sementara salah satu pelaku yang berperan sebagai customer Service sekaligus otak dari penipuan itu pun mengungkapkan mekanismenya saat beraksi.

"Kerjanya dimulai dari diedarkan kupon undiannya dengan cara dibuang-buang di pinggir jalan. Setelahnya ada telpon nanti saya yang jawab dan mengaku bahwa saya dari pihak Mayora sebagai CS," jelasnya.

Menurutnya, sudah banyak korban yang tertipu oleh jaringannya ini. Saking banyaknya, ia pun tidak mengetahui jumlah korbannya.

"Korbannya sudah banyak, ada juga korban dari Bogor. Saya belajar menipu gini dari mantan bos saya di Cianjur pas kerja dulu," ungkapnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill