Connect With Us

KOPERASI SEBAGAI SUMBER MATA AIR

Advertorial | Jumat, 20 April 2018 | 16:00

Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi para pengelola koperasi se-Kota Tangerang di Ruang Akhlakul Karimah, Puspemkot Tangerang, Jumat (20/4/2018). (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


Eksistensi koperasi sangatlah vital bagi perekonomian masyarakat yang turut terlibat dalam anggota maupun pengurus koperasi tersebut, asalkan dapat dikelola dengan baik sehingga bisa dijadikan sebagai sumber mata air bagi kehidupan.

Sebab, koperasi sebagai soko guru perekonomian adalah milik bersama yang tidak mementingkan keuntungan tiap individu, jika koperasi itu sehat maka kesejahteraan kehidupan anggota meningkat dan jika koperasi itu rusak maka rusaklah ekonomi masyarakat.

"Jika koperasi berjalan dengan baik dan lancar, bisa membantu anggota apabila mempunyai kebutuhan yang mendadak," kata Syarifudin.

Dengan adanya koperasi, karena bersifat milik bersama, maka bisa saling bahu-membahu untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Apabila kita belum jadi anggota koperasi, kalau butuh uang kan harus pinjam ke tempat yang tidak jelas yang belum tentu direspon. Tapi kalau di koperasi, itu menjadi hak bersama dan tidak bisa dipungkiri, koperasi harus membatu kebutuhan anggota dan pemilik. Itu yang dinamakan koperasi menjadi sumber mata air," terang Syarifudin.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Apel K3 Nasional 2026 di Tengah Cuaca Ekstrem

PLN UID Banten Gelar Apel K3 Nasional 2026 di Tengah Cuaca Ekstrem

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:31

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten menggelar apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 di tengah kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill