Connect With Us

Pengawasan SPBU di Kota Tangerang Diperketat

Advertorial | Jumat, 4 Mei 2018 | 21:00

Terlihat sejumlah petugas di SPBU Jatiuwung, Kota Tangerang melayani konsumen, Jumat (4/5/2018). (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-UPT Metrologi Kota Tangerang memperketat pengawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Tangerang pasca Reskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap adanya praktik dugaan kecurangan di dua SPBU yang terletak di Ciputat, Tangsel dan Dadap, Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu.

Kepala Sub Bagian TU UPT Metrologi Kota Tangerang Nurhidayati mengaku rutin melakukan tera ulang pada puluhan SPBU yang ada di Kota Tangerang.

“Dari hasil tera 56 SPBU yang kami lakukan selama ini memang belum ada tanda-tanda SPBU yang melakukan kecurangan, tapi kami tetap mewaspadainya,” kata dia, Jumat (4/5/2018).

Dia melanjutkan, sebelum ramai diberitakan tentang SPBU yang melakukan kecurangan, UPT Metrologi sudah melakukan pengawasan rutin.

Selain tera ulang yang dilakukan UPT Metrologi Kota Tangerang, Direktorat Metrologi juga turun langsung untuk memeriksa sejumlah SPBU di Kota Tangerang.

“Kami melakukan tera ulang setahun sekali, kalau Direktorat Metrologi hanya mengambil beberapa sempel saja. Jadi pemeriksaan kurang lebih satu tahun dua kali,” kata dia.

Dia menjelaskan, jika di Kota Tangerangditemukan SPBU yang nakal pihaknya tak segan-segan memberikan tindakan tegas.

“Pertama kami pastikan dulu apakah betul ada kecurangan, kalau batas toleransi ada perbedaan takaran bensin 20 hingga 30 ml per 20 liter masih dalam tahap wajar. Jika sudah melewati itu kami akan tindak,” jelasnya.

Nurhidayati menambahkan, pasca adanya kasus SPBU nakal di Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang, pihaknya berencana turun melakukan pemeriksaan.

Dia juga meminta peran serta warga untuk berkoordinasi jika menemukan kejanggalan pada salah SPBU di Kota Tangerang.

“Dalam waktu dekat kami akan lakukan pemeriksaan juga, dan kami mengimbau agar warga bisa melapor ke kami jika menemukan indikasi kecurangan,” paparnya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

Kamis, 10 September 2026 | 22:32

Gunungan sampah terlihat memenuhi salah satu area pemrosesan akhir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah kendaraan pengangkut sampah dan alat berat masih beraktivitas di sekitar tumpukan tersebut.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill