Connect With Us

Penangkapan Teroris di Kunciran Jadi Perhatian Warga Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 16 Mei 2018 | 14:00

Salah satu anggota kepolisian saat berada dilokasi penggerebekan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Tim Densus 88 menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sebagai tempat permukiman teroris di Jalan Raya Gempol, Kampung Kunciran, RT 04/02 Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (16/5/2018).

Pengamatan TangerangNews, puluhan Densus 88 yang dipadukan dengan senjata lengkap masih mengepung lokasi tersebut. Begitu pun dengan para warga yang menyesaki lokasi.

Menurut penuturan tetangga, Verawati, terdapat tiga orang yang tinggal di rumah tersebut.

"Yang tinggal di dalam ada tiga orang. Suami istri dan satu karyawannya. Tapi yang dibawa polisi enggak tahu berapa orang," kata Vera.

Verawati menuturkan, keseharian terduga teroris itu menjalani bisnis konveksi atau vermak levis.

"Mereka jahit vermak lepis, kegiatan sehari-hari nya menjahit. Pemiliknya Cohir," ungkapnya.

Verawati mengungkapkan, terduga teroris yang telah diamankan tim Densus 88 dikenal sangat aktif di lingkungan setempat.

Cohir telah menetap di rumah kontrakan tersebut sejak enam bulan terakhir bersama istrinya yang dikenal tertutup.

"Sudah enam bulan mereka ngontrak di sini. Kalau suaminya sopan sih sama warga sering sosialisasi. Istrinya yang sering pakai cadar sangat pendiam," paparnya.

Garis polisi telah membentang rumah berwarna cat oranye tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penangkapan tersebut.(DBI/RGI)

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill