Polisi Bantah Siswi SD di Rajeg Korban Bekal, Tapi Diserang OTK
Kamis, 26 Februari 2026 | 17:25
Kepolisian Sektor (Polsek) Rajeg membantah siswi kelas 4 di SDN Rajeg 2, berinisial CS, merupakan korban pembegalan.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Tangerang menyiapkan help desk untuk melayani masyarakat yang ingin bertanya seputar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat SMPN.
Hari pertama proses PPDB Dibuka, Selasa (3/7/2018), petugas help desk langsung kebanjiran pertanyaan dari para orang tua siswa.
“Hingga pukul 13.00 WIB, ada sekitar 200 pertanyaan, baik melalui web, WhatssApp maupun call center,” kata Kepala Diskominfo Kota Tangerang Tabrani.
Menurut Tabrani, pihaknya menyiagakan enam petugas help desk di kantor Diskominfo. Mereka siap melayani pertanyaan masyarakat selama 24 jam. “Pertanyaan juga bisa melalui chatting. Itu bisa dilakukan di rumah. Jadi silahkan masyarakat bertanya saja,” ujarnya.
Ditanya terkait apa aja pertanyaan orang tua siswa mengenai PPDB, menurut Tabrani kebanyakan seputar masalah teknis.
“Seperti tidak bisa login, masalahnya karena salah masukin NIK, yang harusnya 16 digit tapi kurang 1 digit. Harusnya angka 0 (nol) jadi huruf O,” ungkapnya.
Sejauh ini tidak, jelas Tabrani, ada tanda-tanda persoalan yang berarti di lapangan. Namun dia berharap peroses PPDb tetap berjalan lancar hingga akhir.(RAZ/RGI)
TODAY TAGKepolisian Sektor (Polsek) Rajeg membantah siswi kelas 4 di SDN Rajeg 2, berinisial CS, merupakan korban pembegalan.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Seorang tukang ojek asal Pandeglang, Al Amin, melayangkan gugatan perdata terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews