Connect With Us

Tiga Tahanan Anak Bebas Bersyarat

| Selasa, 6 April 2010 | 21:59

Patrialis Akbar, Mentri Hukum dan Ham saat berada di Lapas Anak Pria. (tangerangnews / dens)


TANGERANGNEWS-Tiga tahanan LP anak Tangerang, hari ini, mendapat grasi bebas bersyarat dari hukuman. Mereka merupakan salah satu dari 42 tahanan anak seluruh di Indonesia yang mendapat grasi dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
 
Tiga orang anak yang langsung bebas itu adalah Aditya, Andika, dan Sela. Pembebasan mereka dilakukan secara simbolis oleh Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dan Menteri Pemberdayaan Perempuan Linda Gumelar.
 
“Grasi ini diberikan bagi tahanan anak yang mendapat hukuman penjara diatas 2 tahun. Untuk LP anak Tangerang, ada 7 orang yang mendapat grasi. Tiga di antaranya langsung bebas,” ungkap Patrialis, Selasa (6/4).
 
Patrialis menjelaskan, grasi tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian pemerintah terhadap anak yang bermasalah dengan hokum. Grasi ini, lanjut dia, telah ditetapkan dalam Keppres No 01/G/2008, dimana dalam grasi tersebut tahanan anak mendapat keringanan hukuman berupa pembebasan bersyarat dan pengurangan masa tahanan.
 
"Presiden melalui Menkumham telah mengajukan grasi ini kepada Mahkamah Agung untuk dipertimbangkan, selanjutnya Presiden menandatangani keputusan grasi ini untuk segera diberikan kepada tahanan anak. Surat keputusan ini sendiri telah di tandatangani bapak Presiden tepat pukul 15.30 WIB hari ini,” ungkapnya.
 
Ia berharap,bagi anak-anak yang telah mendapat grasi agar memperbaiki tingkah lakunya dengan bersikap baik dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum lagi. “Jangan diulangi lagi yah, harus menjadi lebih baik,” terangnya.
 
Sementrara itu, selain tiga anak yang mendapat grasi bebas bersyarat, lima anak lainnya mendapat pengurangan masa tahanan selama 6 bulan. Ke limanya adalah Sobir, Aminudin, Bahri, Irvan dan Jeri.(rangga)
 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KOTA TANGERANG
Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.

BANTEN
Tekanan Keuangan Jadi Alasan Pabrik Baja PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon Hentikan Operasi

Tekanan Keuangan Jadi Alasan Pabrik Baja PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon Hentikan Operasi

Kamis, 5 Februari 2026 | 12:43

Aktivitas produksi PT Krakatau Osaka Steel di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, resmi terhenti. Perusahaan baja hasil kerja sama antara Osaka Steel Co, Ltd. dari Jepang dan PT Krakatau Steel (Persero) itu memutuskan menutup pabriknya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill