Connect With Us

Organda Laporkan SPAU Ke Polisi

| Kamis, 8 April 2010 | 19:50

Demo Angkot (tangerangnews / rangga)


TANGERANGNEWS-Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang melaporkan Serikat Pengemudi Angkutan Umum (SPAU) Tangerang ke Polisi  terkait adanya pemaksaan para sopir angkutan yang tergabung dalam SPAU untuk berunjukrasa hingga berujung penganiayaan seorang sopir, pada Rabu kemarin.
 
Melalui Ketua DPC Organda Kota Tangerang Khairul Siregar, kasus itu dilaporkan ke Polres Metropolitan Tangerang, Rabu (7/4) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Menurut Khairul, akibat demo yang dilakukan SPAU secara paksa kepada para sopir menyebabkan banyaknya kerugian, khususnya terhadap pengusaha angkutan umum.
“Kerugian materiil yang kita alami tidak terhitung besarnya, karena para supir tidak ada yang berani narik. Karena itu kita meminta kepada kepolisian untuk menindak tegas SPAU yang melakukan aksi unjuk rasa Rabu kemarin,” ujar Khairul.
 
Selain itu, Khairul juga mempertanyakan tugas dan pokok dan fungsi SPAU yang sudah melewati kewenangan dengan membahas perihal perijinan dan STNK serta hal-hal lain yang menurutnya itu bukan bagian dari tugas dari SPAU.  “Demonstrasi ini  kerugian besar buat seluruh masyarakat Kota Tangerang,oleh karena itu kita datang ke Polres Metropolitan Tangerang untuk meminta pihak kepolisian menangkap oknum dan membubarkan SPAU,” tegas Khairul.
 
Sementara itu, Biro Hukum Organda DPC Tangerang Edi Lubis justru memertanyakan pihak Kepolisian yang tidak membubarkan demonstrasi  tersebut. Pasalnya, berdasarkan laporan Bakov yang diterima dari kepolisian, aski demonstrasi itu tidak memliki ijin. “Unjukrasa yang dilakukan SPAU kemarin tidak ada ijin. Tetapi kenapa tidak dibubarkan dan dibiarkan terus berlanjut,” paparnya.
 
Sedangkan Wakil Reserse dan Kriminal Polres Metroplitan Tangerang Ajun Komisaris Polisi Zulkifli membenarkan kalau pihaknya menerima laporan pengaduan dari Organda Kota Tangerang Selasa malam pukul 22.00 WIB. “Laporan mereka terkait aksi unjukrasa yang berujung pada penganiayaan seorang sopir. Dan laporan ini sedang kita kembangkan dengan memanggil salah seorang sopir yang mengalami pemukulan,” pungkas Zulkifli.(rangga)
 

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Kamis, 24 September 2026 | 20:45

Polda Banten menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna atas laporan dugaan kasus pelecehan seksual terhadap bawahannya berinisial B.

TANGSEL
Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Jumat, 25 September 2026 | 10:37

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill