Connect With Us

Dinkes Kota Tangerang Gelar Rakerkesda Eliminasi TB, Stunting & Peningkatan Mutu Imunisasi

Advertorial | Selasa, 28 Agustus 2018 | 16:00

Kepala Dinas Kesehatan dr Liza Pupadewi memberikan sambutan dalam acara Rakerkesda 2018 di aula kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menggelar Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) tingkat Kota Tangerang, di aula kantor Dinkes Kota Tangerang, Selasa (28/8/2018). 

Sejumlah tenaga kesehatan baik dari puskesmas, klinik, rumah sakit Daerah dan swasta hadir dalam Rakerkesda 2018 tersebut. Turut hadir pula Ketua Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Tangerang Aini Suci Arief R Wismansyah dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang juga membuka acara tersebut.

Rakerkesda tersebut memiliki tujuan membangun sinergitas pemerintah dan pihak swasta dalam rangka mewujudkan  Universal Health Coverage (UHC) melalui percepatan eliminasi tuberkulosis (TB), penurunan stunting, serta peningkatan cakupan serta mutu imunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi mengatakan, Rakerkesda ini merupakan kegiatan yang dilakukan setiap tahun. Untuk tiga tema yang dibahas dalam Rakerkesda sendiri merupakan rumusan dari Rakerkesnas.

Menurutnya, secara nasional angka stunting sebesar 33 persen atau dari 100 balita 33 diantaranya terlambat tumbuh kembangnya baik secara fisik maupun tumbuh kembang otak.

"Untuk itu kami memiliki program Siseksi (sistem monitoring seluruh siklus kehidupan). Jadi saat hamil dilakukan pendampingan agar si ibu siap untuk hamil, siap untuk melahirkan bayi yang sehat, dan kami dampingi terus sampai 1000 Hari Pertama Kelahiran," ujarnya.

Sementara untuk eliminasi TB, Dinkes berupaya mengedukasi masyarakat agar paham dan sadar bahwa TB merupakan infeksi biasa yang bisa disembuhkan dan memberitahu masyarakat yang terjangkit TB untuk menjalani pengobatan selama enam bulan.

"Program kami tahun ini kami berinama Simintul (aksi eliminasi tuberkolosis), itu kami lakukan dua kali dalam setahun yakni Maret dan November. Kami melakukan pemerikasaan dahak dari rumah ke rumah yang dicurigai penghuninya mengidap TB, dan semakin banyak yang ditemukan akan semakin banyak pula yang diselamatkan dari penularannya," jelasnya.

Sedangkan untuk imunisasi, pemerintah harus berupaya untuk mencegah penyakit yang bisa diminimalisir dengan pemberian imunisasi sepeeti campak, difteri, hepatitis, rubela dan beberbagai penyakit lainnya.

dr Liza mengatakan, pihaknya telah memberikan imunisasi pada usia 0-19 tahun sesuai dengan peruntukannya. "Untuk memastikan imunisasi berkualitas kami memastikan suhu penyimpanan vaksinnya, misalnya ada yang harus disimpan di suhu 4 derajat selsius atau dibawah 0 derajat," paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap Rakerkesda menjadi perhatian semua stake holeder yang terlibat dalam dunia kesehatan. Ia menginginkan Rakerkesda dirumuskan dengan baik dan melibatakan semua kalangan.

"Keterlibatan semua pihak pelaku kesehatan sangat penting, termasuk keterlibatan masyarakat. Jadi bagaimana ke depan masyarakat terlibat untuk melakukan budaya hidup sehat," imbuhnya. (ADV)

KOTA TANGERANG
Sempat Mendapat Perlawanan, Aset Eks SDN Rawa Bokor Akhirnya Diamankan Pemkot Tangerang

Sempat Mendapat Perlawanan, Aset Eks SDN Rawa Bokor Akhirnya Diamankan Pemkot Tangerang

Jumat, 24 April 2026 | 21:14

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).

BANTEN
Pemprov Banten Dukung Inisiasi Kabupaten Tangerang Perkuat Wilayah Aglomerasi Jabodetabekpunjur

Pemprov Banten Dukung Inisiasi Kabupaten Tangerang Perkuat Wilayah Aglomerasi Jabodetabekpunjur

Jumat, 24 April 2026 | 21:21

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).

WISATA
Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Jumat, 24 April 2026 | 21:43

Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill