Connect With Us

Duh, Pelajar di Kota Tangerang ini "Nyambi" Jadi Jambret

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 19 September 2018 | 18:16

Pelaku perampokan seorang pelajar berinisial SF, 14, saat di gelandang oleh Petugas Kepolisian. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pelajar asal Kampung Buaran, Babakan, Kota Tangerang berinisial SF, 14, nekat merampas barang-barang berharga untuk memenuhi uang jajannya. Bahkan ia mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi perampasan.

"Hasilnya dibagi dua, buat jajan. Sudah sering, sudah tiga kali," ujar SF, di Mapolsek Tangerang, Rabu (19/9/2018).

Setelah malang-melintang melakukan aksi perampasan di jalanan, langkah SF terhenti di tangan Tim Buser Polsek Tangerang.

SF ditangkap setelah melancarkan aksi kejahatannya di TangCity Mall, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, pada Senin (17/9/2018) kemarin.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono menerangkan, saat itu sekitar pukul 19.00 WIB, SF bersama rekannya berinisial D yang kini masih dalam pencarian merampas telepon seluler.

POLISI

Perampasan dilakukan dengan cara memepet dua orang wanita yang juga berboncengan menggunakan sepeda motor.

"Korbannya saudari Ernasari dan Indri dipepet kedua pelaku dari sisi kanan pakai motor juga kemudian pelaku yang dibonceng yaitu SF melakukan perampasan HP korban," jelas Ewo.

Menurut Ewo, dalam peramapsan tersebut sempat terjadi tarik-menarik karena korban mempertahankan satu unit ponsel yang berusaha dirampas oleh pelaku.

Sayangnya, dalam aksi tarik-menarik tersebut korban terjatuh dari sepeda motornya hingga mengalami luka yang cukup serius di muka, tangan dan kakinya.

Kemudian, lanjut Ewo, korban pun berteriak minta tolong, dan kebetulan, saat itu ada anggota  Polsek Tangerang yang sedang berpatroli melintas di lokasi kejadian.

"Dibantu oleh sekuriti, akhirnya anggota kami mengejar pelaku," terang Ewo.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi, namun naas, motor laju sepeda motor pelaku terhenti karena menabrak trotoar.

"Dia terjatuh kemudian diamankanke Polsek. Tapi tersangka lainnya masih dalam pencarian," imbuhnya.

Masih kata Ewo, pelaku SF masih berstatus sebagai pelajar yang aktif di salah satu sekolah menengah pertama di Kota Tangerang. Begitu pula D yang kini masih buron.

Kedua pelaku pun telah melancarkan aksi perampasannya sebanyak tiga kali yakni di kawasan Tanah Tinggi, Modernland, dan TangCity Mall.

Masih kata Ewo, saat melancarkan aksinya, pelaku tidak membawa senjata tajam. Keduanya mengincar korban yang membawa tas jinjing dan telepon seluler.

"Karena pelaku masih dibawah umur kami dalam proses penyidikan tetap mengacu pada Undand-undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Pidana Anak. Kami harapkan dalam waktu tidak lebih dari 2 minggu berkas sudah sampai untuk ditindaklanjuti hakim," tandasnya.(RMI/HRU)

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill