Connect With Us

"Nyungsep" ke Kali Sabi, Jambret ini Babak Belur di Kelapa Dua

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 19 September 2018 | 17:53

Warga berhasil menangkap pelaku penjambretan di Jalan Danau Tambingan 1, RT 06/020, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Rabu (19/9/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pelaku jambret babak belur setelah berhasil diringkus warga di Jalan Danau Tambingan 1, RT 06/20, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (19/9/2018).

Pelaku yang kemudian diketahui bernama Alam itu menjadi sasaran amuk warga yang kesal dengan aksi kejahatan jalanan itu.

Peristiwa itu berawal saat pelaku bersama rekannya menjambret tas seorang perempuan tak jauh dari lokasi. Korban yang panik pun berteriak "maling" sehingga mengundang perhatian warga disekitar.

Kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor itu pun langsung dikejar oleh warga.

Abid, 20, warga yang turut mengejar pelaku mengatakan, saat itu dirinya melihat kedua pelaku melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi, dan di belakangnya ada seorang wanita meneriakinya maling. Laju sepeda motor itu, kata dia, menuju ke arah kali Sabi.

Tak hanya dirinya, rupanya warga yang mengepung kedua pelaku itu jumlahnya mencapai puluhan.

"Warga lain ada yang lihat motor pelaku diparkirkan dekat kandang ayam, lalu pas dilihat ke dalam Kali Sabi, ternyata pelakunya ngumpet, langsung disorakin dan ditimpukin batu," tuturnya.

Pelaku pun tampak pucat pasi, serta mengalami sejumlah luka di kaki dan dikepala setelah dibogem warga. Sementara rekan pelaku berhasil melarikan diri dengan memanjat tembok pabrik diseberang kali tersebut.

"Habislah itu pelaku dipukulin, cuma luka sobek di kepala bukan karena warga, dia jatoh pas nekad turun ke dalam kali yang cetek. Jadi kena batu kali," tambah Abi.

Saat di interogasi warga, pelaku mengaku bahwa ia bersama rekannya tidak berniat untuk menjambret apalagi membegal. Hanya saja, dia melihat peluang dan kelengahan korbannya, jadi tanpa pikir panjang langsung melakukan aksinya.

"Cuma buat makan sehari-hari saja, saya punya anak kecil, ampuni saya pak, bu," kata Alam seperti ditirukan Abid. 

Tidak begitu lama, petugas dari Polsek Kelapa Dua langsung tiba di lokasi kejadian. Pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Kelapa Dua, berikut barang bukti dompet yang dijambretnya serta sepeda motor yang digunakan pelaku dalam aksinya.(RMI/HRU)

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill