Connect With Us

Air Galon 2 Tang Diganti Air Sumur di Periuk, 4 Pelaku Ditangkap

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 28 September 2018 | 13:03

Seorang karyawan mempraktekkan cara memalsukan merek air galon saat kasusnya digelar polisi di Perumahan Garden City, Periuk, Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Ahmad Irfan Fauzi)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Sektor (Polsek) Jatiuwung Polres Metro Tangerang membongkar sindikat pemalsuan merek air galon.

Penggerebekan dilakukan di gudang praktik pemalsuan label air galon di Perumahan Garden City, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Jumat (28/9/2018).

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan, empat karyawan yang ditetapkan sebagai tersangka diamankan dalam praktik pemalsuan merek ini.

"Yang kita ungkap ini kasus pemalsuan atau pengisian ulang air yang dilakukan oleh kurang lebih ada 6 tersangka dan saat ini kita sudah mengamankan 4 tersangka," ujarnya.

Eliantoro menerangkan, modus tersangka melakukan pengisian air ke dalam galon isi ulang yang berasal dari air tanah menggunakan sumur bor.

"Jadi dari hasil interogasi bahwa air tersebut diisi di wilayah sini yaitu tepatnya di Kelurahan Gembor, Priuk, Kota Tangerang," ucapnya.

Setelah air galon diisi, kemudian dibawa oleh para tersangka ke gudang pemalsuan label. Di sana, tersangka memalsukan merek menjadi merek ternama '2 Tang' untuk menaikkan harga jual yang secara otomatis bisa melipat gandakan keuntungan.

"Di perumahan tersebut, kemudian para pelaku menggantikan label yang semula menggunakan tutup kepala warna merah,  nanti setelah itu digeser ke Perumahan Garden untuk diganti dengan tutup warna putih," ungkap Eliantoro.

"Kemudian dilabel dengan salah satu merek terkenal air galon di rumah tersebut menggunakan korek api, sehingga seolah-olah air galon yang dia produksi merupakan betul-betul dari merek terkenal," paparnya.(RAZ/HRU)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill