Connect With Us

Digusur Tanpa Solusi, 109 KK di Neglasari Siap Lawan Pemerintah

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 15:17

Warga Kampung Sukamandi yang terdampak proyek jalan inspeksi irigasi membentangkan spanduk meminta diberi solusi relokasi. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-109 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim selama puluhan tahun di Kampung Sukamandi, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang yang terdampak proyek jalan inspeksi irigasi merasa diteror oleh pemerintah setempat.

Hal itu diungkapkan Ketua Forum Warga Sisi Saluran Induk Cisadane Timur (FWSICT), Samino kepada TangerangNews. Menurutnya, warga dituntut untuk mengosongkan lahan yang telah ditempati sejak 50 tahun silam tanpa pernah mendapatkan sosialisasi.

“Kemarin dua kali diteror terus. Pagi jam 11 beredar surat pada intinya minta warga pengosongan dalam waktu 3 hari ke depan. Sorenya, Lurah datang mau enggak mau warga harus pemutusan listrik dan Selasa eksekusi pembongkaran. Padahal Wali Kota kan janji dirusunkan, nah ini orang belum dipindah masa mau digusur,” ujarnya, Sabtu (13/10/2018).

Sebelumnya Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melalui Wakilnya Sachrudin menemui warga pada dua bulan lalu. Saat itu, Sachrudin berjanji bahwa warga yang terdampak proyek irigasi itu akan direlokasi terlebih dahulu ke rusunawa sebelum tempat tinggalnya akan dibongkar. Namun, menurut Samino, hal itu hanya untuk meninabobokan warga.

Terlebih, lanjutnya, warga juga telah melayangkan surat ke Komisi IV DPRD Kota Tangerang untuk meminta agar dilakukan penundaan terhadap gusuran lahan. Dan lagi-lagi, tidak ada respon yang berarti.

Samino mengatakan, sebanyak 109 KK yang 10 KK diantaranya pengrajin tempe dituntut segera mengosongkan lahan pada Senin (15/10/2018) dan Selasa (16/10/2018) tanpa adanya solusi relokasi.

“Tapi kenyataannya orang kita belum pernah diajak diskusi, kan kita hanya menindaklanjuti perintah Wali Kota. Kalau surat peringatan pengosongan kami terima, tapi pemerintah belum pernah sosialisasi. Kan harusnya pemerintah memfasilitasi, tapi yang terjadi sekarang mereka malah pengen suruh bongkar aja,” ucapnya.

Samino menambahkan, warga pun telah bersepakat menolak pengosongan lahan tersebut. “Jadi kita sudah sepakat warga kesabarannya sudah hilang. Kalau hari Senin Satpol PP mau melakukan pemutusan listrik, warga akan melawan. Pokoknya pasti akan cekcok. Warga siap menolak, karena memang enggak pernah diajak musyawarah yang ada diintimidasi terus,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Penegakan Hukum Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang Kaonang tidak menanggapi saat dikonfirmasi TangerangNews.(RAZ/HRU)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANTEN
Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Selasa, 7 Juli 2026 | 16:13

Rasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

SPORT
Usai Portugal Disingkirkan Spanyol, Cristiano Ronaldo Pastikan Pensiun dari Piala Dunia 

Usai Portugal Disingkirkan Spanyol, Cristiano Ronaldo Pastikan Pensiun dari Piala Dunia 

Selasa, 7 Juli 2026 | 19:15

Cristiano Ronaldo memastikan Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhir yang diikutinya bersama Timnas Portugal. Hal itu disampaikan setelah Portugal tersingkir usai kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill