Connect With Us

Demo, Kapolres Minta Sopir Angkot Jangan Turunkan Paksa Penumpang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 15 Oktober 2018 | 14:00

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan menemui para sopir angkot yang berunjuk rasa di depan gedung Puspemkot Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Ratusan Sopir angkot trayek R11 dan R02 kembali berunjuk rasa di depan gedung Puspemkot Tangerang, menuntut penghapusan rute BRT koridor 2, Senin (15/10/2018).

Terhitung demonstrasi tersebut merupakan yang ketiga kalinya,  karena demo sebelumnya tidak menemukan titik terang mengenai problematika tersebut.

Bahkan dalam unjuk rasa yang ketiga ini, sopir angkot mengancam melumpuhkan akses jalan dengan memarkirkan angkotnya depan pintu masuk gedung Puspemkot Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan menyempatkan diri untuk menemui pengunjuk rasa. Ia mengimbau kepada massa agar tidak melakukan aksi anarkis.

"Kami dari polisi komitmen dari awal mengawal mereka memfasilitasi bahwa hari ini tetap sedang berkomunikasi dengan Pemeeintah Kota dengan DPRD mudah-mudahan hasilnya terbaik buat semua," ujar Harry.

"Pada prinsipnya kami imbau juga jangan sampai terjadi aksi-aksi penutupan jalan, anarkis apalagi sampai menurunkan penumpang yang dapat berbenturan dengan masyarakat pengguna lain," sambungnya.

Menurut Harry, pihaknya dari awal hingga kini terus melakukan pengawalan ketat untuk mengantisipasi adanya gesekan di lapangan mengenai peristiwa yang terjadi belakangan ini.

"Semuanya ada pengawalan, dari angkot juga ada, dari bus juga ada," ucapnya.

Harry menambahkan bahwa tiada pengalihan rute BRT koridor 2. Menurutnya, BRT koridor 2 masih beroperasi seperti sedia kala sebelum adanya keputusan dari pemerintah setempat, ikhwal aspirasi sopir angkot yang meminta penghapusan rute tersebut.

"Enggak ada perubahan rute, seperti tetap yang lalu. Makanya ini di dalam sedang dirundingkan dengan masing-masing stakeholder. Kalau pengalihan memang tidak, polisi mengambil tindakan agar tidak ribut di lapangan. Tapi sekarang memang seperti biasa," paparnya.

Sebelumnya, Koordinator Aksi Sopir Angkot Abas mengancam untuk melumpuhkan akses jalan menuju kawasan Puspemkot Tangerang jika demonstrasi jilid ketiga ini tidak diindahkan.

"Kalau tidak ada jawaban, mobil akan saya bawa lebih banyak untuk ditinggal di sini biarin lumpuh," katanya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill