Connect With Us

Warganet Serukan Pilih BRT Kota Tangerang Dibanding Angkot

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 11 Oktober 2018 | 21:00

Sopir angkot menghadang Bus Rapid Transport (BRT) saat berunjuk rasa di kawasan Puspemkot Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Warganet atau netizen ramai-ramai menyerukan pendapatnya di laman komentar Instagram @TangerangNewscom.

Masyarakat dunia maya itu menanggapi postingan soal sopir angkutan kota (Angkot) yang berdemonstrasi menuntut pemerintah untuk menghapuskan rute Bus Rapid Transport (BRT) Kota Tangerang koridor 2.

Dalam komentarnya, mayoritas netizen lebih memilih BRT dibanding angkot. Netizen juga tidak setuju jika pemerintah memberhentikan pengoperasian BRT.

"Jangan dihapus BRT koridor 2-nya. kami warga Perumnas sangat terbantu dengan adanya bus ini," kata Fajar Barkah, pemilik akun Instagram @kakiseribu997 yang mengaku warga Karawaci, Kamis (11/10/2018).

Selain Fajar, netizen lainnya malah menimpal balik kepada pendemo bahwa pemerintah segera mencabut trayek angkot karena alasan ugal-ugalan.

"Kalau menurut saya mending angkot aja yang diberhentikan, karena kebanyakan angkot ugal-ugalan," cuit @imambachrul89.

Sementara netizen lainnya beranggapan bahwa pengusaha angkot mestinya memperbaiki fasilitas pelayanan kepada pengguna yang mengedepankan kenyamanan dan keselamatan.

"Seharusnya kalau memang ada paguyuban angkot di Kota Tangerang bisa mengerti dong ngetem itu berapa lama, standar angkot itu gimana, terus usia pengemudi angkot. Jangan anak-anak boleh nyupir angkot juga dan harus juga bisa menghargai pengguna jalan lainnya. Jangan ngetem lama-lama.. Contoh kalau bubaran pabrik, sudah ngetem dan makan jalan, ditegur malah ngotot. Masyarakat itu butuh kenyamanan transportasi bukan kekhawatiran, dan standar angkot harus angkut berapa penumpang, kalau emang cukup 8 orang jangan ditambah-tambah lagi," beber @yuli_ssto.(DBI/RGI)

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

BISNIS
Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Minggu, 1 Februari 2026 | 16:07

Membuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

KAB. TANGERANG
Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Minggu, 1 Februari 2026 | 17:50

Seorang pria berinisial PKN, 55 tahun, warga Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri di pohon mangga dekat rumahnya, pada Sabtu 31 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill