Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Dua toko kosmetik yang disinyalir menjual obat-obatan terlarang digerebek Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Tangerang, Senin (15/10/2018) malam.
Dalam penggerebekan tersebut, GANN menemukan ribuan butir obat golongan G (gevaarlijk = berbahaya) yang tidak bisa dijual secara bebas tanpa resep dokter.
"Seluruhnya total barang bukti sebanyak 4.500 butir jenis Tramadol, Zolam dan Eksimer," ujar San Rodi, Ketua DPC GANN Kota Tangerang, Selasa (16/10/2018).
San Rodi menjelaskan, ribuan butir obat terlarang tersebut didapati dari dua toko kosmetik yakni di Jalan Iskandarmuda, Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang dan di Jalan AMD Manunggal X, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
"Pelaku sudah kami amankan dan diserahkan ke Polsek Neglasari," ucap San yang kerap disapa Kucay.
Wakil Ketua IV DPC GANN Kota Tangerang Boby Jaja Nurjaman menambahkan, kedua pelaku yang diamankan tersebut merupakan pemilik toko kosmetik dengan inisial R dan AK.
Menurutnya, toko kosmetik milik R memang kerap mengedarkan obat-obatan terlarang. Sedangkan AK, diketahui belum lama menjualnya.
"Kalau toko R membandel, sudah tiga kali digerebek. Tapi kalau AK baru kali ini," paparnya.(RAZ/RGI)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews