Connect With Us

Kisah Petugas Oranye yang Tak Kenal Lelah Bersihkan Sampah di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 15 Desember 2018 | 14:28

Pasukan oranye membersihkan sampah di sekitaran Jalan Benteng Makassar, Kota Tangerang. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Ditengah terik matahari, Muhammad Rokib, tampak sibuk membersihkan sampah di sekitaran Jalan Benteng Makassar, Kota Tangerang, Sabtu (15/12/2018). Pria berusia 36 tahun tersebut mengaku tak kenal lelah berjibaku dengan sampah perkotaan yang kerap berserakan.

Satu di antara pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang itu menceritakan pengalamannya selama setahun terjun di ranah kebersihan. Setiap harinya, Rokib bertugas dari matahari terbit hingga terbenam.

“Saya kerja baru setahun bang. Gak kenal capek, asyik banget kerja ini, nyaman sehari-sehari tercukupi,” kata dia saat berbincang santai dengan TangerangNews.com di sela-sela membersihkan sampah seraya mengatakan penghasilan perbulannya mencapai Rp4 juta.

Sebelum bekerja sebagai petugas kebersihan, bapak dua anak yang hanya tamat pendidikan sekolah menengah pertama tersebut bekerja di kantor jasa pencucian baju atau laundry di Tangerang.

Sampah diangkut untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir di Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang.

Rokib awalnya canggung ketika baru bergabung menjadi petugas kebersihan. Sebabnya adalah harus beradaptasi selama sepekan untuk dapat bersahabat dengan aroma tak sedap yang harus rela ia hirup setiap harinya.

“Pertama mah bau amat ini kerja, tapi cuma seminggu doang rasanya terus ke depan bisa jalanin. Lagian saya mah nggak pernah malu kerja begini yang penting halal,” bebernya.

Bermodalkan sapu lidi dan pengki, ia menyusuri sampah dari pinggiran jalan dari kawasan Pintu Air 10 hingga Yonif, Jatiuwung. Selain itu, pria yang akrab dengan topi dikepalanya itu juga menelusuri Komplek Pengayoman hingga Kawasan Kuliner Pasar Lama.

Perjuangan itu ia lakukan demi menjaga Kota Tangerang bersih dari sampah, sekaligus menghidupi keluarganya yang kini mengontrak di Koang Jaya, Pasar Baru, Kota Tangerang.

“Setiap hari muter masih banyak nemuin sampah berserakah di jalanan. Disediakan sampah juga asal buang aja,” tutur dia.

Menurutnya, tak sulit menemukan sampah yang berserakan baik di jalanan maupun di pemukiman warga. Ia mengatakan, itu mencerminkan bahwa warga masih belum sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Padahal tong sampah telah disediakan di tiap-tiap sudut perkotaan.

“Banyak ya sampah berserakan mah. Paling sampahnya itu sampah plastik, makanan, puntung rokok. Sampah yang sudah sebundel bungkus plastik juga ada. Itu kalau saya lagi tugas di jalanan sama rumah warga ya,” ungkapnya.

“Contoh juga nih kalau lagi ada acara nih misalnya di Alun-alun, pasti sampah numpuk, padahal sudah disediain tong 80 biji masih kosong-kosong saja malahan adanya berserakan,” katanya menceritakan.

Terlebih pengalaman yang tidak mengenakan pun dialaminya. Ketika bertugas menyapu di jalanan, ia pernah tertimpah sampah yang berasal dari pengendara yang melintas.

“Kesenggol mobil juga pernah, kelempar botol air juga pernah. Mau kesal juga bagaimana,” ucapnya.

Ia pun menaruh harapan kepada warga perkotaan untuk merubah perilaku buruknya dengan tidak lagi membuang sampah sembarangan. Apalagi mengingat musim penghujan tiba, sampah yang berserakan dapat mengakibatkan drainase tersumbat hingga berujung banjir.

“Ya semoga bisa jangan buang sampah sembarangan. Minimal manfaatin tong sampah yang disediakan saja,” imbuhnya.(RMI/HRU)

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

BANTEN
Pelabuhan Alternatif dan Skema Buffer Zone Disiapkan Antisipasi Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Merak

Pelabuhan Alternatif dan Skema Buffer Zone Disiapkan Antisipasi Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:21

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa sejumlah langkah telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan penumpang di kawasan Pelabuhan Merak, Banten.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill