Connect With Us

Komisioner KPU Kota Tangerang Pisah Sambut, Pemilu 2014 Diminta Tak Terulang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 31 Desember 2018 | 21:00

Acara pisah sambut antara komisioner periode 2013-2018 dengan kepengurusan periode 2018-2023 yang digelar di Hotel Horison Grand Serpong, Kota Tangerang, Senin (31/12/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Lima komisioner KPU Kota Tangerang telah berganti. Acara pisah sambut antara komisioner periode 2013-2018 dengan kepengurusan periode 2018-2023 pun digelar.

Kegiatan pisah sambut yang diiringi dengan haru berlangsung di Hotel Horison Grand Serpong, Kota Tangerang, Senin (31/12/2018).

Dalam momentum ini, kepengurusan sebelumnya menginginkan pelaksanaan Pemilu 2014 yang sempat mengalami problem tertukarnya surat suara tidak terulang di Pemilu 2019 mendatang.

"Kita lihat Pemilu 2014 masih ada PR (pekerjaan rumah) karena 2014 lalu sempat ada tertukarnya surat suara. Kami harap nanti di periode kepengurusan baru ini tidak lagi ada hal tersebut," ujar Sanusi Pane, Ketua KPU Kota Tangerang periode 2013-2018.

Menurut Sanusi, para komisioner yang baru merupakan komposisi tim yang cocok dan pilihan terbaik. Kendati begitu, kinerjanya masih harus dipercantik.

"Kami kira kami yakin lihat tim ini tinggal memoles saja. Kalau PR sepertinya ini rutinitas ya administrasinya harus lebih baik, komunikasinya harus ditingkatkan. Tapi kami kira tidak ada PR yang berat dan dipastikan semua proses pemilu 2019 berjalan dengan lancar," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Tangerang periode 2018-2023 Ahmad Syailendra mengungkapkan bahwa yang paling krusial dalam kepengurusan baru ini meski bisa menanggulangi kekurangan yang dialami kepengurusan sebelumnya.

"Kekurangan yang ada kita tanggulangi dengan komunikasi, kordinasi terkait dengan secara internal maupun eksternal. Karena tadi yang sudah disampaikan tata kelola logistik memang menjadi konsen kita di pemilu 2019 agar tidak terulang seperti pemilu 2014," jelasnya.

Ia mengatakan, para pengurus baru tidak perlu beradapsi lagi karena seluruhnya telah memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan pemilu. Hanya saja, para komisioner harus bisa menyesuaikan tahapan demi tahapan pemilu 2019. Selain itu, sebagai penyelenggara pun harus bisa merawat integritas, kemandirian dan independensi.

"Mereka sangat siap. Jadi yang penting buat kita soliditas, kemudian KPU karena kolektif kolegial proses pengambulan keputusan secara bersama-sama jadi apapun itu bentuk persoalan yang ada kita selalu komunikasikan secara internal dengan baik," jelasnya.

Ia menambahkan, persiapan penyelenggaraan pemilu 2019 sudah cukup rampung, misalnya dalam sisi logistik sudah hampir 90 persen. Sosialisasi pun akan dilakukan secara masif demi meraih target partisipasi pemilih yang mencapai 77,5 persen.

"Artinya kita sangat sudah siap terkait dengan proses pemilu 2019. Nanti juga dalam waktu dekat kita akan adakan rekrutmen KPPS," paparnya.

Sebagai informasi, Komisioner KPU Kota Tangerang periode 2013-2018 yakni Sanusi sebagai Ketua sekaligus menangani divisi sosialisasi, Syailendra divisi perencanaan dan data, Banani divisi teknis, Bambang divisi hukum, serta Nurhalim divisi logistik.

Sementara Komisioner KPU Kota Tangerang periode 2018-2023, Syailendra sebagai Ketua sekaligus divisi keuangan umum logistik, Rustana divisi teknis, Qori divisi sosialisasi, Subhan divisi perencanaan dan data, serta Gozali divisi hukum.(MRI/RGI)

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill