Connect With Us

KDRT Suami Tusuk Istri di Tangerang Dipicu Perselingkuhan

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 5 Januari 2019 | 15:55

Tersangka Naswier, 50, berhasil diamankan Polisi dikarenakan pelaku telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya Afriyanti, 40, Sabtu (5/1/2019). (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dimana suami mencoba membunuh istri dengan menikamnya bertubi-tubi di Kota Tangerang pada akhir tahun 2018 lalu itu dipicu perselingkuhan.

Menurut Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono, pelaku Naswier, 50, menusuk sang istri, Afriyanti, 40, sebanyak tiga kali menggunakan pisau karena korban selingkuh.

"Pelaku (suami) cemburu istrinya diduga selingkuh dan benar adanya keretakan rumah tangga," ungkap Ewo, Sabtu (5/1/2019).

Afriyanti, 40, mendapatkan perawatan medis setelah dianiaya suaminya Naswier, 50.

Afriyanti, 40, mendapatkan perawatan medis setelah dianiaya suaminya Naswier, 50.

Ewo mengatakan, pasangan suami istri ini telah menjalin hubungan selama 17 tahun lamanya. Selama belasan tahun berkeluaga pula, pasangan tersebut telah dikaruniai dua anak. Namun, hubungan tersebut hampir kandas. Rumah tangga ini kerap cekcok hingga berujung dengan rencana perceraian.

"Menurut pelaku bahwa korban (istrinya) sering berkata kasar," kata Ewo.

Menurut Ewo, sang istri menginginkan perceraian dengan suaminya. Akan tetapi, sang suami tidak terima dengan rencana perceraian itu.

Karena tidak mau tali percintaan putus, sang suami berpikir pendek yakni berupaya membunuh istrinya dengan sebilah pisau.

Penusukan tersebut berlangsung dihalaman tempat tinggalnya di RM Padang Asli Padang  depan LP Pemuda, Kota Tangerang, Senin (31/12/2018).

"Pelaku kesal terhadap korban karena korban meminta bercerai dengan pelaku. Atas kejadian tersebut pelaku menusuk korban sebanyak tiga kali dengan sebilah pisau," jelas Ewo.

Kini, pelaku mendekam di tahanan Polsek Tangerang yang terpaksa dijerat dengan Pasal 340 Jo 53 KUHP Subs Pasal 44 Ayat (1) UU No 23/2004 tentang percobaan pembunuhan dan tentang KDRT. Sementara korban masih terbaring lemah di rumah sakit.(RAZ/HRU)

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill