Connect With Us

Berkelahi Usai Karaoke di Cikupa, 2 Pemuda Tertusuk Sajam

Maya Sahurina | Jumat, 7 Desember 2018 | 18:00

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif bersama anggota lainnya saat meninjau langsung ke lokasi terjadinya perkelahian, Jumat (7/12/2018). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Perkelahian terjadi diarea sekitar tempat karaoke keluarga Lokus di bilangan Citra Raya, Cikupa, Kamis (6/12/2018) malam.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif yang meninjau langsung lokasi kejadian, Jumat (7/12/2018) siang menerangkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB.

Kata Sabilul, saat itu, Kus, 30, bersama teman-temannya sekitar lima orang keluar dari ruang karaoke  keluarga tersebut. Kemudian tiba-tiba terjadi keributan antara Kus dengan B, petugas penjaga parkir.

"Dia (Kus) keluar dari tempat karaoke, kemudian terjadi ribut-ribut dengan seseorang berinisial B. B pun dipukuli dan dianiaya karena 1 lawan 5," terang Sabilul.

Setelah perkelahian tak berimbang itu, lanjut Sabilul, secara tiba-tiba datang sekelompok orang berjumlah 5 orang dan langsung menyerang 5 pemuda tersebut.

"Tenyata yang diserang ini ditemukan dalam keadaan tertusuk, yaitu Kus dan Adi. Dua orang yang tertusuk," terang Sabilul.

Sabilul juga menjelaskan, pihaknya sedang menyelidiki secara mendalam kasus perkelahian tersebut.

"Kami sedang dalami kronologis, penyebabnya dan saya tidak menginginkan hal ini terjadi kembali disini," tegasnya.

Karenanya, pada kesempatan itu juga, Sabilul merekomendasikan tempat tersebut untuk ditutup. "Kalau tidak bisa ditutup, saya meminta tidak menjual minuman keras, sehingga tidak memicu terjadinya perkelahian," imbaunya.

Sementara, untuk menjaga situasi keamanan, Sabilul juga memerintahkan jajarannya, dalam hal ini Kapolsek Cikupa untuk melakukan razia rutin.

"Saya perintahkan Kapolsek (Cikupa) untuk setiap saat razia disini. Kalau ada yang membawa senjata tajam, langsung angkut," tegasnya lagi.(MRI/RGI)

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill