Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Pria berinisial TG, 46, tega membacok istrinya berinisial DI, 50, secara membabi buta hingga terkapar hanya karena menggadaikan sepeda motor.
Insiden berdarah tersebut terjadi di halaman Masjid Jamil Al-Anshor, Jalan Bima RT. 02/08, Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (15/1/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Abdul Rachim mengatakan, peristiwa berawal saat pelaku mendatangi sebuah rumah toko (ruko) untuk menemui istrinya yang tengah berjualan.
Menurutnya, maksud pelaku menemui sang istri untuk meminta sepeda motor yang digadai olehnya. Namun, keduanya terlibat cekcok mulut lantaran sang istri berbelit.
"Korban berbelit tidak memberitahukan keberadaan sepeda motor, bahkan korban mencaci maki pelaku dengan kata-kata kasar sehingga pelaku emosi dan langsung membacok korban," jelas Abdul saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu (16/1/2019).
Abdul mengatakan, pelaku kalap karena dicaci maki oleh korban. Hal ini lah kemudian menjadi landasan pelaku tega membacok korban hingga terkapar bersimbah darah.
"Dibacok pakai golok yang sudah dipegang ke arah kepala korban berkali-kali secara membabi buta hingga korban terjatuh," ucapnya.

Usai melukai korban dengan senjata tajam, pelaku pun berupaya melarikan diri. Namun dalam kurun waktu tak kurang dari 30 menit, polisi yang bergerak cepat berhasil meringkus pelaku yang tak jauh dari lokasi kejadian.
Kini, korban masih menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang karena mengalami luka bacok di bagian kepala, siku dan tangan kanannya. Sementara pelaku mendekam di tahanan Polsek Karawaci.(RAZ/HRU)
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGSatuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang akan memperketat pengawasan dan penertiban terhadap pengendara sepeda listrik di jalan raya, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews