Connect With Us

Imigrasi : WN Cina & Nigeria Marak di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 28 Januari 2019 | 19:00

Kegiatan tumpengan dalam memperingati HUT ke-69 Imigrasi Kantor Imigrasi Klas I non TPI, Tangerang, Senin (28/1/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Keberadaan warga negara (WN) Cina dan Nigeria marak di Kota Tangerang. Hal itu terungkap berdasarkan data dari Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang. 

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Banten, Sutrisman menyatakan, WN Cina dan Nigeria berada di perumahan mewah dan apartemen. Mereka juga dua negara tertinggi yang warganya sering melanggar administrasi keimigrasian.

Sepanjang 2018 WN Cina yang dideportasi menduduki peringkat pertama di Tangerang dengan jumlah 39 orang. Sementara Nigeria 6 orang.

"Semuanya kami deportasi tanpa pandang bulu. Baik yang sanksi overstayers atau tidak dapat menunjukan dokumen," jelasnya saat menghadiri HUT ke-69 Imigrasi  Kantor Imigrasi Klas I non TPI, Tangerang, Senin (28/1/2019).

Menurutnya, kawasan perumahan elite hingga apartemen di Banten termasuk Tangerang masih rentan terhadap penyalahgunaan izin WNA.

Karenanya, tempat mereka tinggal dan juga kawasan kerja seperti industri dan perkantoran, menjadi tempat utama bila ada sidak dari petugas gabungan.

"Mereka ini para WNA yang menyalahgunakan izin tinggal, atau masa passportnya habis. Namun tetap tinggal melebihi masa izin tinggal,” ucapnya.

Sementara, kata dia, kerja para WNA ini mayoritas di kawasan industri dan perkantoran. 

Namun, Sutrisman tidak memastikan secara spesifik dimana lokasi paling rentan. Sebab, biasanya mereka berpindah tempat. 

"Ini jadi pengawasan khusus,” tukasnya.(DBI/RGI)

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill