Connect With Us

BPIP Kagumi Keanekaragaman Kampung Tematik Tangerang

Advertorial | Kamis, 14 Februari 2019 | 16:00

Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Temmy Mulyadi mendampingi para pegawai BPIP yang berkunjung di Kampung Grenpul. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengunjungi kampung tematik di Kota Tangerang, Kamis (14/2/2019). Kunjungan dalam rangka melihat langsung kondisi warga yang hidup rukun di kampung yang telah tertata rapi.

Rombongan tersebut terdiri dari pejabat eselon I dan II BPIP. Mereka tiba di Kampung Markisa dengan tujuh bus dan disambut oleh Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tangerang Temmy Mulyadi.

Menurut Temmy, kunjungan para pegawai BPIP merupakan kunjungan yang ketiga kalinya di Kota Tangerang setelah sebelumnya mendatangi Kampung Grenpul yang juga kaya akan kerukunan.

Temmy mengatakan, bahwa BPIP ingin memahami kehidupan warga yang saling bergandengan tangan memupuk kebersamaan walaupun berbeda etnis.

"Di Grenpul itu 90 persen itu masyarakatnya etnis Tionghoa dan pribuminya hanya dua kepala keluarga. Tapi kok dengan lingkungan sekitarnya bisa hidup rukun dan hidup bertetangga," ujarnya kepada TangerangNews di Kampung Markisa.

Diterangkannya, penduduk di Kota Tangerang begitu heterogen. Selain penduduk asli, kota ini juga dihuni pendatang dari berbagai daerah yang beragam etnis. Sehingga menyerupai miniaturnya Indonesia.

Meski demikian, kata dia, kehidupan bermasyarakat di Kota 1001 industri dan jasa terjalin penuh kerukunan. Bahkan, dalam menata kampung tematik, mereka secara bahu membahu menjadikan kampungnya bersama-sama menjadi bersih dan indah. Kebersamaan ini menjadi salah satu wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Keberhasilan tersebut, kata Temmy, tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang melalui program Kampung Kita yang bertujuan membentuk masyarakat yang gemar bergotong royong dan mempererat tali silaturahmi.

"Pembinaan kami lakukan secara mental untuk merubah mainset masyarakat yang tadinya acuh tak acuh dan tidak peduli, menjadi ada kepedulian. Jangan terlalu berharap segala sesuatu kepada pemerintah tapi secara mandiri masyarakat itu bisa membentuk suatu koperasi untuk membangun dan menata lingkungannya sendiri," jelas Temmy.

Kesbangpol sendiri, lanjut Temmy, tengah menggalakkan dua program unggulannya yakni dengan program Kampung Rukun dan Kampung Bersinar. Kedua program itu, untuk mendorong masyarakat yang mandiri dan peduli terhadap sesama serta lingkungannya.

Temmy menambahkan bahwa Kampung Bersinar adalah upaya untuk meminimalisir peredaran narkoba dengan melibatkan masyarakat yang toleran dan harmonis sehingga bisa memutus mata rantai barang haram ini.

Sementara, Kampung Rukun adalah upaya pihaknya demi memupuk kehidupan yang rukun agar tidak terjadi konflik di tengah masyarakat dengan melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama dan serta kelompok-kelompok masyarakat lainnya termasuk organisasi kemasyarakatan.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa nilai-nilai Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Ideologi Pancasila itu jangan hanya disampaikan, tapi justru yang terpenting implementasi dari sila-sila tersebut dalam kehidupan sehari-hari.  Sekarang bukti terwujudnya seperti ini, kerukunan," paparnya. (ADV).

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

KOTA TANGERANG
Remaja 15 Tahun Jadi Kurir Ganja 3,4 Kg, Ditangkap di Pul Bus Tanah Tinggi Tangerang

Remaja 15 Tahun Jadi Kurir Ganja 3,4 Kg, Ditangkap di Pul Bus Tanah Tinggi Tangerang

Jumat, 7 Agustus 2026 | 18:58

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 3,4 kilogram yang dikirim dari Sumatera Utara menuju Jakarta.

KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill