Connect With Us

Makin Cantik, di Tanah Tinggi ada Kampung KPK

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 4 Februari 2019 | 14:00

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meresmikan Kampung Kita (KPK) yang berada di RW 11, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (4/2/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

‌TANGERANGNEWS.com-Kampung tematik yang dapat meningkatkan roda perekonomian di Kota Tangerang bertambah. Bernama Kampung Kita (KPK) di RW 11, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, kampung tersebut diresmikan langsung Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Kampung KPK yang bersebelahan dengan jalur Sky Train Bandara ini merupakan implementasi Program "Kampung Kita" yang digencarkan pemerintah setempat.

Arief mengatakan, terbentuknya Kampung KPK menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

"Terima kasih pada masyarakat yang terus menggerakan kota ini dengan penuh kreatifitas menjadi inisiator dan konseptor bagi Kampung KPK ini," ujarnya, Senin (4/2/2019).

Arief yang mengapresiasi masyarakat karena turut serta peduli terhadap lingkungannya ini menuturkan bahwa terbentuknya kampung tematik juga bisa menjadikan kampung tersebut sebagai destinasi wisata.

Sehingga, lingkungan yang penuh mural ini menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Seiring dengan itu pula, masyarakat mampu menggerakkan perekonomian dengan menjajakan makanan khas Kota Tangerang.

Arief mengatakan, hal itu telah berhasil dilakukan Kampung Bekelir dengan mengganjar Penghargaan Nasional dari Pemerintah Pusat.

"Tahun kemarin itu Kampung Bekelir dapat Penghargaan Nasional Anugrah Pesona Indonesia dengan predikat Kampung Kreatif Terbaik nomor dua se-Indonesia. Saya rasa tahun ini nomor satunya Kampung Tanah Tinggi," imbuh Arief.

Sementara itu, Lurah Tanah Tinggi Hadi Ismanto menuturkan, harapan besar ditaruhkan untuk Kampung KPK agar warga setempat bisa merasakan kenyamanan dan kesejahteraan.

"Harapan saya dengan mengubah kampung yang dulunya kumuh menjadi kampung wisata bisa membawa manfaat ke depannya untuk warga, karena Tanah Tinggi yang dulu beda dengan Tanah Tinggi yang sekarang," harapnya.

Hadi menambahkan, nantinya kampung ini akan ditanamani berbagai pohon dengan konsep Wisata Agro Hidroponik dengan mengembangkan Kelompok Wanita Tani dan beragam Produk UMKM warga.

"Intinya masyarakatnya mau bergerak, kalau masyarakatnya mau dan kompak kita pasti berhasil bangun kampung ini," tukasnya.(RAZ/RGI)

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill