Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta
Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TANGERANGNEWS.com-Kampung tematik yang dapat meningkatkan roda perekonomian di Kota Tangerang bertambah. Bernama Kampung Kita (KPK) di RW 11, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, kampung tersebut diresmikan langsung Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.
Kampung KPK yang bersebelahan dengan jalur Sky Train Bandara ini merupakan implementasi Program "Kampung Kita" yang digencarkan pemerintah setempat.
Arief mengatakan, terbentuknya Kampung KPK menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat.
"Terima kasih pada masyarakat yang terus menggerakan kota ini dengan penuh kreatifitas menjadi inisiator dan konseptor bagi Kampung KPK ini," ujarnya, Senin (4/2/2019).

Arief yang mengapresiasi masyarakat karena turut serta peduli terhadap lingkungannya ini menuturkan bahwa terbentuknya kampung tematik juga bisa menjadikan kampung tersebut sebagai destinasi wisata.
Sehingga, lingkungan yang penuh mural ini menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Seiring dengan itu pula, masyarakat mampu menggerakkan perekonomian dengan menjajakan makanan khas Kota Tangerang.
Arief mengatakan, hal itu telah berhasil dilakukan Kampung Bekelir dengan mengganjar Penghargaan Nasional dari Pemerintah Pusat.

"Tahun kemarin itu Kampung Bekelir dapat Penghargaan Nasional Anugrah Pesona Indonesia dengan predikat Kampung Kreatif Terbaik nomor dua se-Indonesia. Saya rasa tahun ini nomor satunya Kampung Tanah Tinggi," imbuh Arief.
Sementara itu, Lurah Tanah Tinggi Hadi Ismanto menuturkan, harapan besar ditaruhkan untuk Kampung KPK agar warga setempat bisa merasakan kenyamanan dan kesejahteraan.
"Harapan saya dengan mengubah kampung yang dulunya kumuh menjadi kampung wisata bisa membawa manfaat ke depannya untuk warga, karena Tanah Tinggi yang dulu beda dengan Tanah Tinggi yang sekarang," harapnya.
Hadi menambahkan, nantinya kampung ini akan ditanamani berbagai pohon dengan konsep Wisata Agro Hidroponik dengan mengembangkan Kelompok Wanita Tani dan beragam Produk UMKM warga.
"Intinya masyarakatnya mau bergerak, kalau masyarakatnya mau dan kompak kita pasti berhasil bangun kampung ini," tukasnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews