Connect With Us

478 Polisi Disebar Jaga Peringatan May Day di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 1 Mei 2019 | 13:00

Polres Metro Tangerang Kota menyebar ratusan personelnya untuk melakukan pengamanan di hari Buruh Internasional atau May Day. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota menyebar ratusan personelnya untuk melakukan pengamanan di hari Buruh Internasional atau May Day.

"Ada 478 personel tersebar di Batu Ceper, Jatiuwung dan Karawaci. Pokoknya di wilayah hukum kami dalam rangka pengamanan di Hari Buruh," ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Rabu (1/5/2019).

Menurutnya, para personel tersebut tersebar di sejumlah titik di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

Seperti di kawasan Batu Ceper, Jalan Daan Mogot. Para personel di kawasan ini melakukan pengawalan ratusan buruh yang konvoi berangkat ke Istana Negara.

"Mereka tersebar di titik-titik traffic light atau perempatan untuk kelancaran arus lalu lintas dan melakukan pengawalan," jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi di Kota Tangerang pada momentum May Day ini terlihat kondusif. Terlebih, Pemerintah Kota Tangerang juga memfasilitasi peringatan May Day yang bertabur door prize di Lapangan Ahmad Yani.

"Aman terkendali. Pemkot juga sediakan tempat di Lapangan Ahmad Yani. Intinya tidak ada demonstrasi di wilayah Kota Tangerang," tuturnya.(RAZ/RGI)

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

KOTA TANGERANG
Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:16

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill